Thia Margaretha Tarigan
Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya Jakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Sustainability Reporting dan Tax Avoidance: Peran Moderasi Dewan Direksi Wanita Thia Margaretha Tarigan; Christianus Yudi Prasetyo; Andang Wirawan Setiabudi
Journal of Business, Social and Technology Vol. 7 No. 3 (2026): Journal of Business, Social and Technology
Publisher : Politeknik Siber Cerdika Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59261/jbt.v7i3.657

Abstract

Latar Belakang: Penghindaran pajak masih menjadi persoalan global karena dapat melemahkan kapasitas fiskal negara dan akuntabilitas perusahaan. Pada sektor energi di Indonesia, struktur keuangan yang kompleks dan celah regulasi dapat meningkatkan kecenderungan perusahaan untuk menerapkan strategi pajak agresif. Meskipun sustainability reporting diharapkan mampu meningkatkan transparansi dan menekan praktik tersebut, efektivitasnya bergantung pada konfigurasi tata kelola perusahaan, terutama proporsi perempuan di jajaran direksi. Tujuan: Riset ini ditujukan untuk menguji pengaruh sustainability reporting terhadap tax avoidance sekaligus mengeksplorasi peran dewan direksi wanita sebagai variabel moderasi. Metode: Penelitian ini menerapkan pendekatan kuantitatif dengan memanfaatkan data sekunder yang diambil dari laporan tahunan serta laporan keberlanjutan perusahaan-perusahaan di sektor energi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia dalam rentang waktu 2017 hingga 2022. Melalui teknik purposive sampling, dihimpun 273 observasi perusahaan-tahun. Data dianalisis menggunakan regresi data panel berbantuan perangkat lunak EViews 12. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa sustainability reporting tidak berpengaruh signifikan terhadap tax avoidance, yang mengindikasikan bahwa praktik pengungkapan keberlanjutan masih cenderung bersifat simbolis dan belum mampu memengaruhi perilaku perpajakan perusahaan. Sebaliknya, dewan direksi wanita berpengaruh negatif signifikan terhadap tax avoidance, menunjukkan bahwa keberagaman gender mendukung tata kelola yang lebih etis dan hati-hati. Variabel interaksi turut signifikan, mengonfirmasi bahwa dewan direksi wanita mampu memperkuat pengaruh sustainability reporting dalam menekan tax avoidance. Kesimpulan: Sustainability reporting saja belum cukup untuk mengurangi tax avoidance, tetapi efektivitasnya meningkat ketika didukung oleh keterlibatan perempuan dalam tata kelola perusahaan.