M. Sukma Divatni Dewantari Laksmi JLP
Universitas Pendidikan Ganesha

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Profitabilitas dan Environmrntal Social Governance (Esg) Disclosure Terhadap Nilai Perusahaan pada Perusahaan Sub Sektor Oil, Gas, dan Coal yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia M. Sukma Divatni Dewantari Laksmi JLP; Gede Putu Agus Jana Susila
Jurnal Akuntansi, Manajemen dan Ilmu Ekonomi (Jasmien) Vol. 6 No. 2 (2026): Jurnal Akuntansi, Manajemen dan Ilmu Ekonomi (Jasmien)
Publisher : Cattleya Darmaya Fortuna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54209/jasmien.v6i2.2422

Abstract

Dunia usaha yang semakin kompetitif membuat perusahaan tidak hanya fokus pada mendapatkan keuntungan, tetapi juga wajib memperhatikan aspek keberlanjutan dalam semua kegiatan bisnisnya. Penelitian ini bertujuan melihat hubungan antara kemampuan perusahaan menghasilkan laba dan penyampaian informasi tentang ESG terhadap nilai perusahaan pada perusahaan-perusahaan yang berada di sub sektor minyak, gas, dan batu bara yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada tahun 2024. Penelitian ini menggunakan desain penelitian kuantitatif kausal dengan 43 perusahaan sebagai sampel, yang dipilih melalui metode purposive sampling. Sumber data diambil dari laporan tahunan dan laporan keberlanjutan, lalu dianalisis menggunakan metode regresi linear berganda dengan bantuan program SPSS versi 26. Hasil dari analisis menunjukkan bahwa kinerja keuntungan dan pengungkapan ESG secara bersamaan mempunyai dampak yang cukup besar terhadap nilai perusahaan, tetapi masing-masing memiliki hubungan yang berlawanan dan cukup kuat. Koefisien determinasi (R²) sebesar 0,350 menunjukkan bahwa kedua variabel tersebut mampu menjelaskan 35% dari perubahan nilai perusahaan, sementara sisanya dipengaruhi oleh faktor-faktor lainnya. Temuan ini menunjukkan bahwa investor mengukur nilai perusahaan dengan memperhatikan stabilitas operasional, risiko dalam industri, dan kemungkinan pertumbuhan di masa depan.