Keselamatan pasien merupakan salah satu indikator penting dalam mutu pelayanan rumah sakit. Sikap perawat terhadap keselamatan pasien berpengaruh terhadap keberhasilan implementasi sasaran keselamatan pasien. RSUD Sanjiwani telah melaksanakan program keselamatan pasien, namun masih ditemukan fluktuasi pelaporan insiden, sehingga diperlukan evaluasi terhadap sikap perawat dan implementasi program tersebut. Tujuan: Mengetahui hubungan antara sikap keselamatan pasien dengan implementasi sasaran keselamatan pasien pada perawat di ruang rawat inap RSUD Sanjiwani. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain Asosiatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh perawat ruang rawat inap sebanyak 127 orang,yang dijadikan sampel total. data dikumpulkan menggunakan kuesioner Safety Attitudes Questionnaire (SAQ) dan Instrumen sasaran keselamatan pasien, kemudian dianalisis dengan uji statistik asosiatif. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagaian besar perawat dan memiliki sikap positif terhadap keselamatan pasien. Implementasi sasaran keselamatan pasien juga tergolong baik. Terdapat hubungan yang signifikan antara sikap keselamatan pasien dengan implementasi sasaran keselamatan pasien pada perawat di ruang rawat inap RSUD Sanjiwani. Kesimpulan: Terdapat hubungan yang bermakna antara sikap keselamatan pasien dengan implementasi sasaran keselamatan pasien pada perawat di ruang rawat inap RSUD Sanjiwani. Saran: Disarankan kepada manajemen rumah sakit untuk terus memperkuat budaya keselamatan pasien melalui pelatihan berkelanjutan dan supervisi aktif, guna meningkatkan implementasi sasaran keselamatan pasien secara optimal.Â