Anastasia Angela
Universitas Pendidikan Ganesha

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Keamanan Website Sekolah Dasar Terhadap XSS dan Brute Force Anastasia Angela; Desak Made Candra Pratiwi; Luh Putu Dian Satriani; I Made Edy Listartha
Explore: Jurnal Sistem Informasi dan Telematika (Telekomunikasi, Multimedia dan Informatika) Vol 17, No 1 (2026): Juni
Publisher : Universitas Bandar Lampung (UBL)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36448/jsit.v17i1.4871

Abstract

Perkembangan teknologi informasi telah mendorong peningkatan penggunaan website dalam sektor pendidikan, termasuk pada tingkat sekolah dasar, yang secara tidak langsung juga meningkatkan risiko keamanan siber. Kerentanan seperti Cross-Site Scripting (XSS) dan serangan brute force berpotensi menyebabkan kebocoran data, akses tidak sah, serta manipulasi sistem. Penelitian ini bertujuan untuk menilai tingkat keamanan sebuah website sekolah dasar dengan mengidentifikasi kerentanan yang ada serta menganalisis dampaknya. Metode yang digunakan adalah penetration testing dengan pendekatan black box yang mengacu pada OWASP Top 10, melalui tahapan reconnaissance, vulnerability assessment, exploitation, dan post-exploitation. Proses pengujian dilakukan menggunakan tools seperti Burp Suite dan Hydra. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem rentan terhadap serangan XSS, baik reflected maupun stored, yang disebabkan oleh kurangnya validasi dan sanitasi input. Selain itu, sistem juga memiliki kelemahan pada mekanisme autentikasi sehingga rentan terhadap serangan brute force akibat tidak adanya fitur keamanan seperti rate limiting dan account lockout. Kerentanan tersebut dapat menyebabkan session hijacking, account enumeration, serta akses tidak sah ke dalam sistem. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa tingkat keamanan website masih belum optimal dan memerlukan peningkatan pada validasi input, penguatan mekanisme autentikasi, serta penerapan kontrol keamanan tambahan untuk meningkatkan ketahanan sistem.