Junaidi Junaidi
Universitas Hamzanwadi

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Peran Pengembangan Pribadi Konselor Dalam Meningkatkan Profesionalitas Guru Bimbingan Dan Konseling Pada Layanan Konseling Di SMP: Studi Kualitatif Junaidi Junaidi; Sari Hardianti; Baiq Mahyatun; Azzahra Tshani Ariyanti; Hartati Aulia; Silvia Nur Azizah; Siti Nabila; Laila Fatini
Science and Education Journal (SICEDU) Vol 5 No 2 (2026): Science and Education Journal 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/sicedu.v5i2.899

Abstract

Profesionalitas guru Bimbingan dan Konseling (BK) tidak hanya ditentukan oleh penguasaan kompetensi akademik dan keterampilan teknis, tetapi juga oleh kualitas pribadi konselor yang berkembang secara berkelanjutan. Pengembangan pribadi konselor menjadi aspek penting dalam membangun hubungan konseling yang efektif, meningkatkan empati, kesadaran diri, kemampuan reflektif, dan integritas profesional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran pengembangan pribadi konselor dalam meningkatkan profesionalitas guru BK pada layanan konseling di tingkat SMP. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi fenomenologis.  Informan terdiri atas guru BK SMP yang dipilih secara purposive berdasarkan pengalaman kerja minimal lima tahun dan keterlibatan aktif dalam layanan konseling.  Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model analisis interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan pribadi konselor berkontribusi terhadap peningkatan profesionalitas melalui empat aspek utama, yaitu peningkatan kesadaran diri, penguatan kompetensi interpersonal, pengembangan kemampuan reflektif, dan peningkatan komitmen etis  profesional. Temuan juga menunjukkan bahwa konselor yang aktif melakukan pengembangan pribadi lebih mampu membangun hubungan konseling yang efektif, mengelola dinamika emosional siswa, serta menghadapi tantangan layanan di sekolah. Penelitian ini menegaskan bahwa pengembangan pribadi merupakan fondasi penting dalam profesionalitas guru BK dan perlu diintegrasikan dalam program pengembangan profesi berkelanjutan.