Ucu Supriatna
International Women University

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengaruh Kepercayaan dan Persepsi Risiko terhadap Minat Penggunaan TikTok Paylater pada Mahasiswa Generasi Z di Universitas Wanita International Gina Sonia; Ucu Supriatna
Indonesia Economic Journal Vol. 2 No. 2 (2026): JULI-DESEMBER
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/1nd3mq87

Abstract

Perkembangan teknologi finansial telah menghadirkan berbagai layanan pembayaran digital, salah satunya TikTok PayLater yang menawarkan kemudahan transaksi dengan sistem pembayaran di kemudian hari. Di balik kemudahan tersebut, kepercayaan dan persepsi risiko menjadi faktor yang memengaruhi minat penggunaan, khususnya pada mahasiswa Generasi Z sebagai pengguna aktif teknologi digital. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kepercayaan dan persepsi risiko mahasiswa Generasi Z di Universitas Wanita International terhadap layanan TikTok PayLater, serta menganalisis pengaruh kepercayaan secara parsial dan kepercayaan serta persepsi risiko secara simultan terhadap minat penggunaan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif dan verifikatif. Sampel penelitian berjumlah 75 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner berskala Ordinal dan dianalisis menggunakan analisis deskriptif, uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, regresi linear berganda, koefisien determinasi, uji t, dan uji F dengan bantuan IBM SPSS Statistics versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kepercayaan mahasiswa terhadap TikTok PayLater berada pada kategori baik, sedangkan persepsi risiko berada pada kategori cukup tinggi. Kepercayaan berpengaruh signifikan terhadap minat penggunaan, dan secara simultan kepercayaan serta persepsi risiko juga berpengaruh signifikan terhadap minat penggunaan TikTok PayLater pada mahasiswa Generasi Z di Universitas Wanita International. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan kepercayaan dan pengelolaan persepsi risiko yang baik dapat mendorong minat penggunaan layanan TikTok PayLater.  
Pengaruh Pemberian Kredit terhadap Loyalitas Anggota dan Pertumbuhan UMKM di Koperasi Kredit Motekar Cimahi Selatan Aldiena Fatimathul Zahro; Ucu Supriatna
Cakrawala: Jurnal Ekonomi, Manajemen dan Bisnis Vol. 3 No. 1 (2026): Cakrawala: Jurnal Ekonomi, Manajemen dan Bisnis
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MULIA BUANA (YPMB)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70451/cakrawala.v3i1.688

Abstract

Koperasi Kredit Motekar merupakan koperasi simpan pinjam yang berperan dalam menyediakan modal usaha bagi anggotanya, khususnya pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Pemberian kredit tidak hanya berpengaruh terhadap perkembangan usaha anggota, tetapi juga terhadap loyalitas anggota terhadap koperasi. Namun demikian, efektivitas penyaluran kredit masih menjadi perhatian karena belum sepenuhnya mampu mendorong pertumbuhan UMKM meskipun loyalitas anggota mengalami peningkatan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemberian kredit, loyalitas anggota, dan pertumbuhan UMKM di Koperasi Kredit Motekar serta menganalisis pengaruh pemberian kredit terhadap kedua variabel tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif verifikatif dengan pendekatan kuantitatif. Populasi penelitian adalah anggota Koperasi Kredit Motekar dengan teknik pengambilan sampel menggunakan accidental sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan regresi linear sederhana dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian kredit berada pada kategori tinggi (75,36%), loyalitas anggota pada kategori cukup (60,24%), dan pertumbuhan UMKM pada kategori sangat tinggi (83,52%). Hasil uji statistik menunjukkan bahwa pemberian kredit berpengaruh signifikan terhadap loyalitas anggota dan pertumbuhan UMKM.
The Influence of Double Date Digital Campaign and Electronic Word of Mouth on Erigo Product Purchases on Shopee" Survey of Business Administration Students at International Women's University Vira Citra Lestari; Ucu Supriatna
Escalate : Economics and Business Journal Vol. 2 No. 02: Innovating People and Planet: Redefining Work, Behavior, and Sustainability in the Di
Publisher : Takaza Innovatix Labs Ltd.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61536/escalate.v2i02.441

Abstract

The development of e-commerce in Indonesia has led to increasingly fierce competition, particularly in the local fashion industry, which utilizes digital platforms such as Shopee. Momentum-based promotional strategies, such as the Double Date Digital Campaign, and marketing communication through Electronic Word of Mouth (e-WOM) are important factors in influencing consumer purchasing decisions, especially among the younger generation. This study aims to analyze the influence of the Double Date Digital Campaign and Electronic Word of Mouth on the purchase decision of Erigo products on Shopee. The research method used is a quantitative approach with a survey technique using a Likert scale questionnaire. The research sample consisted of 95 active student respondents selected using simple random sampling. The data were analyzed using classical assumption tests, multiple linear regression, determination coefficients, and hypothesis testing with the help of SPSS. The results showed that the Double Date Digital Campaign had a positive and significant effect on purchasing decisions, as did Electronic Word of Mouth. Simultaneously, both variables had a significant effect on purchasing decisions with an Adjusted R Square value of 0.678, meaning that 67.8% of the variation in purchasing decisions could be explained by the research model. In conclusion, digital campaign strategies on twin dates were the most dominant factor in driving purchasing decisions, reinforced by the role of online reviews and recommendations in building consumer trust.