Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh struktur modal, profitabilitas, pertumbuhan perusahaan, dan efisiensi manajemen persediaan terhadap nilai perusahaan pada perusahaan manufaktur subsektor otomotif yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2020–2024. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian eksplanatori. Sampel penelitian terdiri atas lima perusahaan yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling sehingga diperoleh 25 observasi. Analisis data dilakukan menggunakan regresi data panel dengan pendekatan Fixed Effect Model (FEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa profitabilitas yang diproksikan dengan Return on Equity (ROE) berpengaruh positif dan signifikan terhadap nilai perusahaan (p = 0,003), sedangkan struktur modal yang diproksikan dengan Debt to Equity Ratio (DER) berpengaruh negatif namun tidak signifikan (p = 0,075). Pertumbuhan perusahaan yang diproksikan dengan Asset Growth (AG) (p = 0,878) dan efisiensi manajemen persediaan yang diproksikan dengan Inventory Turnover (ITO) (p = 0,509) juga tidak berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan. Model penelitian memiliki nilai R-squared sebesar 0,462 yang menunjukkan bahwa variabel penelitian mampu menjelaskan 46,2% variasi nilai perusahaan. Temuan ini menunjukkan bahwa profitabilitas merupakan faktor yang paling berperan dalam meningkatkan nilai perusahaan pada perusahaan manufaktur subsektor otomotif, sedangkan struktur modal, pertumbuhan perusahaan, dan efisiensi manajemen persediaan belum memberikan pengaruh yang signifikan. Hasil penelitian diharapkan dapat menjadi masukan bagi manajemen perusahaan dalam merumuskan strategi peningkatan nilai perusahaan melalui penguatan kinerja profitabilitas.