Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

INTEGRASI PENDIDIKAN KESEHATAN LINGKUNGAN DENGAN NILAI KEISLAMAN DALAM KURIKULUM SEKOLAH DASAR DAN DAMPAKNYA TERHADAP PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT SISWA Gading Giovani Putri
AT-TAKLIM: Jurnal Pendidikan Multidisiplin Vol. 3 No. 7 (2026): At-Taklim: Jurnal Pendidikan Multidisiplin (Juli 2026)
Publisher : PT. Hasba Edukasi Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71282/at-taklim.v3i7.2469

Abstract

Latar Belakang: Program pendidikan kesehatan lingkungan yang sudah ada masih focus pada pemenuhan fasilitas fisik dan check list tanpa mengintegrasikan dimensi nilai-nilai keislaman untuk memperkuat perubahan perilaku kesehatan berkelanjutan. Tujuan: Menjelaskan bentuk integrasi Pendidikan kesehatan lingkungan dengan nilai keislaman dalam kurikulum sekolah dasar dan dampaknya terhadap PHBS siswa. Metode Penelitian: Penelitian ini merupakan penelitian naratif literatur review dengan pendekatan analisis isi. Pengumpulan literatur dilakukan melalui penelusuran pada basis data Google scholar dan Scopus. Literatur yang disintesis terdiri dari 25 artikel jurnal yang terpublikasi antara Tahun 2016-2026. Hasil dan Pembahasan: Hasil sintesis literatur menunjukkan tiga bentuk integrasi yang efektif yaitu: 1) penggunaan nilai keislaman dalam materi pembelajaran; 2) pembentukan kebiasaan melalui rutinitas; 3) keterlibatan guru dan orang tua untuk memperkuat pesan kesehatan. Dampak integrasi Pendidikan kesehatan lingkungan dengan nilai keislaman adalah mampu meningkatkan pengetahuan, sikap, perilaku, self efikasi terhadap upaya PHBS serta memperkuat spiritual dan moral siswa sekolah dasar bahwa melakukan PHBS sebagai wujud sikap bertakwa. Kesimpulan: Integrasi Pendidikan kesehatan lingkungan dengan nilai keislaman dalam kurikulum sekkolah dasar berpotensi meningkatkan upaya PHBS siswa dengan Health Belief Model sebagai kerangka teori untuk mewujudkan program sekolah sehat.
Asupan Gula dan Efek Psikologis Pada Tubuh Manusia (Sugar Intake and the Psychological Effect in Human Body) Gading Giovani Putri
AL-MIKRAJ Jurnal Studi Islam dan Humaniora (E-ISSN 2745-4584) Vol. 5 No. 01 (2024): AL-Mikraj Jurnal Studi Islam dan Humaniora
Publisher : Pascasarjana Institut Agama Islam Sunan Giri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/almikraj.v5i01.6171

Abstract

Tren makanan dan minuman manis menyebabkan tingginya pola konsumsi gula di masyarakat. Konsumsi gula yang tinggi dapat meningkatkan risiko gangguan kesehatan dan gangguan psikologis. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan informasi tentang asupan gula serta efek psikologisnya pada tubuh manusia. Jenis penelitian ini yaitu studi literatur. Pencarian sumber referensi utama berupa jurnal nasional dan internasional yang dipublikasikan tahun 2014-2024 dan diakses melalui google scholar. Data Riskesdas 2018 menunjukkan konsumsi minuman manis >1 kali per hari. Survei di Jawa Tengah menunjukkan konsumsi gula melebihi anjuran yaitu 63,38 gram/orang/hari. Konsumsi gula menurunkan aktivitas HPA-axis, selanjutnya dopamine dan opioid dilepaskan sehingga muncul kepuasan dan rasa nyaman yang dapat menurunkan stres. Kelebihan energi akibat tingginya konsumsi gula akan disimpan dalam jaringan lemak yang ditandai dengan pertambahan berat badan yang memicu obesitas dan berisiko tinggi menderita diabetes. Tingginya konsumsi gula dapat memicu disfungsi persinyalan dopaminergic yang menghambat korteks frontal otak untuk mengontrol perilaku, dampaknya muncul gejala hiperaktif pada anak. Asupan gula yang tinggi diperoleh melalui kebiasaan konsumsi makanan dan minuman manis dengan frekuensi sering. Konsumsi gula dapat menurunkan stress dan memberi kepuasan. Konsumsi gula yang tinggi dapat memicu munculnya gejala hiperaktif pada anak dan meningkatkan risiko obesitas serta diabetes.