Penelitian ini bertujuan untuk menyediakan pendekatan pelatihan komprehensif yang menggabungkan Desain Pembelajaran Universal (UDL) dan Pembinaan di Tempat untuk meningkatkan kemampuan guru dalam memfasilitasi pendidikan inklusif. Penelitian ini menggunakan metodologi Penelitian dan Pengembangan (R&D) dengan memanfaatkan model ADDIE, yang mencakup tahapan Analisis, Desain, Pengembangan, Implementasi, dan Evaluasi. Partisipan penelitian adalah pendidik taman kanak-kanak inklusif di Kota Medan. Metodologi pengumpulan data diimplementasikan melalui observasi, wawancara, kuesioner, dan asesmen. Analisis data mencakup metodologi deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa paradigma pelatihan yang dibuat layak, praktis, dan berhasil. Validasi oleh ahli materi menghasilkan skor 80%, ahli desain 90%, dan ahli bahasa 80%. Temuan implementasi menunjukkan peningkatan kompetensi guru, dengan hasil pelatihan rata-rata 93,57. Model pelatihan terpadu UDL dan On-Site Coaching mampu meningkatkan kemampuan guru dalam merancang pembelajaran diferensiatif, melakukan adaptasi pembelajaran, dan menciptakan lingkungan belajar inklusif,. Penelitian ini memberikan kontribusi signifikan dalam menjembatani kesenjangan antara penguasaan teori dan praktik instruksional di kelas melalui mekanisme pendampingan yang non-evaluatif. Secara teoretis, integrasi model ini memperkaya khazanah pengembangan profesional guru jenjang PAUD dan menjadi referensi strategis bagi kebijakan peningkatan kualitas pendidikan inklusif yang berkelanjutan.