Mahlida Farina
Pendidikan Anak Usia Dini, Universitas Lambung Mangkurat

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Kompetensi Guru, Emotional Intelligence, dan Motivasi Kerja terhadap Kinerja Guru PAUD Mahlida Farina; Wahyu Wahyu; Noorhapizah Noorhapizah
Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 7 No. 2 (2026): Desember In Progress
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal (PPJ) PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/murhum.v7i2.2461

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kompetensi guru dan kecerdasan emosional terhadap kinerja guru melalui motivasi kerja guru PAUD di Kecamatan Kandangan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Populasi penelitian berjumlah 192 guru PAUD di Kecamatan Kandangan, dengan sampel sebanyak 130 guru yang ditentukan menggunakan rumus Slovin pada tingkat kesalahan 5%. Teknik pengambilan sampel dilakukan secara proporsional sesuai dengan jumlah guru pada masing-masing satuan pendidikan. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner, kemudian dianalisis menggunakan analisis regresi linear berganda dan uji Sobel untuk menguji peran mediasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi guru berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja guru, kecerdasan emosional berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja guru, serta motivasi kerja juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja guru. Selain itu, kompetensi guru dan kecerdasan emosional berpengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi kerja. Hasil uji mediasi menunjukkan bahwa motivasi kerja mampu memediasi pengaruh kompetensi guru terhadap kinerja guru, namun tidak mampu memediasi pengaruh kecerdasan emosional terhadap kinerja guru. Kesimpulannya, kompetensi guru, kecerdasan emosional, dan motivasi kerja merupakan faktor penting dalam meningkatkan kinerja guru PAUD, baik secara langsung maupun tidak langsung melalui motivasi kerja sebagai variabel intervening.