Implementasi Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS) merupakan bagian penting dalam mendukung efektivitas dan efisiensi administrasi rumah sakit. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi implementasi SIMRS terhadap kinerja administrasi di RSU Bina Kasih. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional. Populasi penelitian adalah seluruh petugas administrasi yang menggunakan SIMRS, sedangkan sampel berjumlah 38 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner terstruktur yang mengukur implementasi SIMRS berdasarkan kemudahan penggunaan, kualitas sistem, kualitas informasi, kecepatan akses, keandalan sistem, dan dukungan terhadap pekerjaan administrasi. Kinerja administrasi dinilai berdasarkan efektivitas, efisiensi, ketepatan waktu, ketepatan pekerjaan, dan produktivitas. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi SIMRS sebagian besar berada dalam kategori baik (63,2%), sedangkan kinerja administrasi kategori baik sebesar 65,8%. Hasil uji Chi-Square menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara implementasi SIMRS dengan kinerja administrasi (p=0,000). Semakin baik implementasi SIMRS, semakin baik pula kinerja administrasi petugas. Meskipun demikian, masih ditemukan kendala berupa gangguan jaringan, sistem lambat atau error, keterbatasan dukungan teknologi informasi, dan integrasi antarmodul yang belum optimal.