Program pengabdian melalui kegiatan Gema Cermat DAGUSIBU disusun sebagai respon terhadap masih terbatasnya pemahaman mengenai penggunaan obat yang benar, aman, dan bertanggung jawab. Tidak semua orang memiliki literasi obat yang memadai, terutama terkait cara memperoleh obat dari sumber terpercaya, memahami aturan pakai, serta menyimpan dan membuang obat secara tepat. Kesalahan dalam penggunaan obat dapat berdampak pada kesehatan individu, meningkatkan risiko interaksi obat, serta mempercepat terjadinya resistensi anti mikroba. Kegiatan edukasi ini diperlukan untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas mengenai perbedaan obat bebas, obat bebas terbatas, dan obat keras, serta tata cara swamedikasi yang aman. Pelaksanaan program dilakukan melalui penyuluhan interaktif, pelatihan membaca label dan kemasan obat, simulasi perhitungan dosis, serta demonstrasi penyimpanan dan pembuangan obat yang aman. Pelaksanaan dilakukan untuk staf BRIN Cibinong pada tanggal 15 Desember 2025 di BRIN Cibinong Tangerang. Paparan tentang DAGUSIB dilakukan untuk mengedukasi, sedangkan untuk evaluasi dilakukan dengan pre-test dan post-test. Keberhasilan dilakukan dengan membandingkan nilai pre-test dan post-test secara statistik. Hasil promosi kesehatan DAGUSIBU menunjukkan bahwa setelah dilakukan sosialisasi nilai tes pemahaman meningkat secara signifikan. Selanjutnya, staf BRIN mampu menerapkan prinsip DAGUSIBU secara konsisten, meningkatkan kesadaran kesehatan diri dan keluarga, serta menjadi agen literasi obat yang dapat memberikan dampak positif bagi lingkungan kerja dan masyarakat sekitar.