Rendahnya minat baca dan kemampuan literasi anak masih menjadi tantangan dalam meningkatkan kualitas pendidikan di masyarakat, termasuk di Desa Labuhan Lombok. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi anak melalui Program Kampung Literasi sebagai wadah belajar yang edukatif, partisipatif, dan menyenangkan. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif-edukatif dengan tahapan persiapan, pelaksanaan, pendampingan, dan evaluasi. Program dilaksanakan pada anak-anak usia sekolah dasar melalui kegiatan membaca bersama, mendongeng, permainan edukatif, pohon literasi, diskusi, dan menulis kreatif. Evaluasi dilakukan melalui observasi terhadap partisipasi dan perkembangan kemampuan literasi peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan minat baca, kemampuan membaca, menulis, berbicara, dan menyampaikan pendapat. Anak-anak juga menjadi lebih aktif, percaya diri, serta antusias mengikuti setiap kegiatan literasi. Selain itu, program ini berhasil menciptakan lingkungan belajar yang lebih kondusif dan mendorong keterlibatan masyarakat dalam mendukung budaya literasi. Dengan demikian, Program Kampung Literasi menjadi alternatif yang efektif dalam meningkatkan kemampuan literasi anak sekaligus menumbuhkan budaya membaca di Desa Labuhan Lombok. Keberlanjutan program diharapkan dapat memperkuat sinergi antara masyarakat, pemerintah desa, dan lembaga pendidikan dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas.