One of the skills that must be taught to students in the 21st century is critical thinking, particularly in biology lessons related to ecosystem topics, which require the ability to analyze, evaluate, and draw conclusions based on environmental phenomena. However, the critical thinking skills of Indonesian students remain low, as conventional teaching methods still dominate. Problem-Based Learning (PBL) emerges as an alternative student-centered learning approach through contextual problem-solving. The focus of this study is to evaluate the effectiveness of the PBL model on students’ critical thinking skills regarding ecosystem material. Data sources were drawn from 15 scientific articles published between 2024 and 2026 and obtained through the Google Scholar, Garuda, and other educational journal portals. Content analysis was conducted on author names, publication years, and research findings. The research results indicate that the regular use of the PBL model enhances students’ critical thinking skills, as evidenced by an increase in N-Gain (0.32–0.77) categorized as moderate to high, significant differences between the experimental and control groups (sig. < 0.05), and a large effect size. Based on these findings, the PBL model is recommended as an innovative learning approach capable of enhancing critical thinking skills. ABSTRAK Salah satu keterampilan yang harus diajarkan pada peserta didik di abad ke-21 adalah kemampuan berpikir kritis, terutama dalam pelajaran biologi berkaitan dengan materi ekosistem yang membutuhkan kemampuan untuk menganalisis, mengevaluasi, dan menarik kesimpulan berdasarkan fenomena lingkungan. Tetapi kemampuan berpikir kritis peserta didik Indonesia masih rendah, karena pembelajaran konvensional masih dominan. Problem Based Learning (PBL) hadir sebagai alternatif pembelajaran yang berfokus pada peserta didik melalui pemecahan masalah yang kontekstual. Fokus penelitian ini untuk mengevaluasi efektivitas model PBL terhadap kemampuan berpikir kritis peserta didik pada materi ekosistem. Sumber data berasal dari 15 artikel ilmiah yang diterbitkan tahun 2024 hingga 2026 dan diperoleh melalui database Google Scholar, Garuda, serta portal jurnal pendidikan lainnya. Analisis konten dilakukan terhadap nama penulis, tahun terbit, dan hasil penelitian. Hasil penelitian menunjukan bahwa penggunaan model PBL secara teratur meningkatkan kemampuan berpikir kritis peserta didik, yang ditandai melalui peningkatan N-Gain (0,32–0,77) berkategori sedang hingga tinggi, signifikansi antara kelas eksperimen dan kontrol (sig. < 0,05), serta effect size yang tergolong besar. Berdasrkan kondisi tersebut, model PBL disarankan sebagai pendekatan pembelajaran yang inovatif serta mampu meningkatkan kemampuan berpikir kritis peserta didik pada materi ekosistem.