Kecemasan praoperasi memiliki prevalensi tinggi pada pasien dengan anestesi spinal dan dapat berdampak negatif terhadap kondisi fisiologis maupun psikologis, ditandai peningkatan tekanan darah, denyut jantung, dan frekuensi napas akibat aktivasi sistem saraf simpatis. Penatalaksanaan kecemasan non-farmakologis di Rumah Sakit Islam Purwokerto sebelumnya hanya berupa informed consent, dukungan keluarga, dan edukasi relaksasi napas dalam, sementara terapi murottal belum diterapkan secara terstruktur. Tujuan pengabdian ini adalah menerapkan terapi murottal Surah Ar-Rahman untuk menurunkan kecemasan pasien pre operasi dengan anestesi spinal melalui efek relaksasi dan peningkatan kenyamanan spiritual. Metode yang digunakan adalah implementasi terapi murottal Surah Ar-Rahman selama ±15 menit menggunakan headphone pada 30 peserta, dengan pengukuran kecemasan memakai Amsterdam Preoperative Anxiety and Information Scale (APAIS) serta observasi parameter hemodinamik sebelum dan sesudah intervensi. Hasil menunjukkan penurunan kecemasan dari dominan sedang sebanyak 20 peserta (66,7%) menjadi ringan sebanyak 20 peserta (66,7%) dan tidak cemas sebanyak 4 peserta (13,3%), disertai perbaikan tekanan darah normal dari 16,7% menjadi 53,3%, heart rate normal dari 83,3% menjadi 96,7%, dan respiratory rate normal dari 46,7% menjadi 86,7%. Terapi murottal Surah Ar-Rahman terbukti efektif sebagai intervensi non-farmakologis dan dapat diterapkan secara berkelanjutan dalam pelayanan keperawatan perioperatif, dengan luaran berupa leaflet edukasi, barcode video, dan publikasi artikel ilmiah.