Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perencanaan, pelaksanaan, dan hasil implementasi media mind mapping berbasis pembelajaran berdiferensiasi pada pembelajaran Sejarah Kebudayaan Islam materi Kelahiran Nabi Muhammad SAW di MI Bahrul Ulum Kusamba, Klungkung, Bali. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus dan dilaksanakan pada semester genap Tahun Pelajaran 2025/2026. Partisipan penelitian dipilih menggunakan teknik purposive sampling, yang terdiri atas satu guru Sejarah Kebudayaan Islam, satu wali kelas IV, dan sembilan peserta didik. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan SaldaƱa yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Keabsahan data diperoleh melalui triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan pembelajaran diawali dengan asesmen diagnostik sebagai dasar penyusunan perangkat pembelajaran berdiferensiasi. Pelaksanaan pembelajaran menerapkan diferensiasi konten, proses, dan produk melalui penggunaan media mind mapping yang disesuaikan dengan karakteristik peserta didik. Implementasi pembelajaran ditandai oleh perubahan peran guru sebagai fasilitator, meningkatnya keaktifan, kolaborasi, dan kemampuan berpikir peserta didik, serta penguatan pemahaman konsep dan karakter, seperti kerja sama, tanggung jawab, disiplin, dan keteladanan. Temuan ini menunjukkan bahwa media mind mapping berbasis pembelajaran berdiferensiasi merupakan strategi yang efektif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran Sejarah Kebudayaan Islam di Madrasah Ibtidaiyah.