Perkembangan teknologi digital telah mengubah pola aktivitas ekonomi masyarakat melalui meningkatnya penggunaan layanan keuangan berbasis digital. Namun, kemudahan akses teknologi belum sepenuhnya diimbangi dengan kemampuan masyarakat dalam mengelola keuangan secara efektif, sehingga masih dijumpai rendahnya literasi keuangan, kurangnya kebiasaan menyusun anggaran, serta belum optimalnya pemanfaatan teknologi untuk mendukung pengelolaan keuangan rumah tangga. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kesadaran masyarakat mengenai pengelolaan keuangan berbasis teknologi digital pada Komuniti PPR Seri Sena, Kangar, Perlis, Malaysia. Program dilaksanakan melalui pendekatan edukatif, partisipatif, kontekstual, dan pemberdayaan yang meliputi tahap persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Metode yang digunakan mencakup penyuluhan, diskusi interaktif, demonstrasi, praktik penggunaan aplikasi pencatatan keuangan digital, serta simulasi penyusunan anggaran rumah tangga. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai pentingnya perencanaan keuangan, pengendalian pengeluaran, penyusunan anggaran, serta pembentukan kebiasaan menabung dan dana darurat. Selain itu, peserta mampu memanfaatkan aplikasi digital untuk mencatat pemasukan dan pengeluaran, sehingga terjadi perubahan persepsi terhadap teknologi dari sekadar media komunikasi dan hiburan menjadi sarana yang produktif dalam mendukung pengelolaan keuangan dan aktivitas ekonomi keluarga. Program ini juga mendorong terbentuknya perilaku keuangan yang lebih disiplin serta meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya literasi keuangan dan literasi digital dalam mewujudkan ketahanan ekonomi keluarga. Dengan demikian, integrasi edukasi literasi keuangan dan pemanfaatan teknologi digital terbukti menjadi strategi yang efektif dalam mendukung pemberdayaan masyarakat serta memperkuat pembangunan komunitas yang inklusif dan berkelanjutan.