I Wayan Budiarsa
Fakultas Seni Pertunjukan, Institut Seni Indonesia Bali

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

EKSISTENSI TARI REJANG TITI MAHMAH PADA UPACARA PITRA YADNYA DI JERO GEDE PETANGAN DENPASAR Ni Ketut Angelyka savitri; I Wayan Budiarsa; Kadek Diah Pramanasari
Segara Widya : Jurnal Penelitian Seni Vol. 14 No. 1 (2026)
Publisher : Institut Seni Indonesia Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31091/sw.v14i1.3734

Abstract

Tari Rejang Titi Mahmah merupakan tari wali yang memiliki kedudukan sakral dalam pelaksanaan upacara yadnya di Bali, khususnya pada rangkaian Pitra Yadnya dan Dewa Yadnya. Tarian ini lahir dari kebutuhan spiritual masyarakat dalam prosesi Metiti Mahmah yang dimaknai sebagai jembatan penyucian menuju alam niskala. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk dan fungsi Tari Rejang Titi Mahmah dalam konteks upacara keagamaan Hindu di Bali. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif-analitis. Teknik pengumpulan data meliputi observasi terhadap pelaksanaan upacara, wawancara dengan tokoh adat, sulinggih, dan pelaku seni, serta studi dokumentasi. Hasil analisis menunjukkan bahwa bentuk Tari Rejang Titi Mahmah tersusun atas empat bagian utama, yaitu papeson, pangawak, pangecet, dan pakaad, dengan karakter gerak yang sederhana, lembut, dan simbolik yang menyatu dengan prosesi ritual. Dari segi fungsi, Tari Rejang Titi Mahmah berperan sebagai media persembahan suci, sarana penyucian roh leluhur dalam Pitra Yadnya, serta media pemujaan dalam Dewa Yadnya. Selain itu, tarian ini juga memiliki fungsi sosial dan kultural sebagai sarana pewarisan nilai-nilai spiritual dan pelestarian budaya sakral masyarakat Bali. Dengan demikian, Tari Rejang Titi Mahmah merupakan elemen integral dalam sistem ritual yadnya yang mencerminkan hubungan harmonis antara manusia, leluhur, alam, dan Ida Sang Hyang Widhi Wasa.