Ivansri Marsaulina
Program Studi S1 Kebidanan, Institut Kesehatan Helvetia, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Pijat Tuina Terhadap Nafsu Makan Pada Bayi Dan Balita Di Klinik Siti Khalijah Muthia Sari Mardha; Endriyani Syafitri; Ivansri Marsaulina
JURNAL KEBIDANAN, KEPERAWATAN DAN KESEHATAN (BIKES) Vol 6, No 1 (2026): J-BIKES JULI
Publisher : Mata Pena Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51849/j-bikes.v6i1.174

Abstract

Masalah perilaku makan merupakan salah satu faktor penyebab tidak langsung tingginya angka underweight dan stunting, terutama pada anak usia 6-23 bulan, memperlihatkan bahwa masalah makan bukan hanya isu perilaku tetapi terkait langsung dengan status gizi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pijat tuina terhadap nafsu makan bayi dan balita. Jenis penelitian ini adalah Pre-Eksperimen dengan pendekatan One Group Pretest-Posttest Lokasi penelitian dilakukan di klinik Siti Khalijah Populasi dalam penelitian ini terdiri dari dua jenis, yaitu: Populasi Target: Seluruh bayi dan balita berusia 6 bulan hingga 5 tahun yang mengikuti pelaksanaan imunisasi di klinik siti khalijah yang berjumlah 20 bayi, dimana 20 bayi ini akan diambil menjadi sampel dengan menggunakan tekhnik purposive sampling Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kueisoner tentang nafsu makan anak serta observasi. Analisis bivariat dilakukan untuk menguji hipotesis penelitian. Sebelum uji hipotesis, dilakukan uji normalitas data menggunakan uji Shapiro-Wilk (karena n 50). Hasil: didapatkan hasil pengukuran pengaruh pijat tuina terhadap nafsu makan pada bayi dan balita pada kelompok intervensi diperoleh p value 0,003 0,005 yang artinya ada pengaruh pijat tuina terhadap nafsu makan anak. Simpulan: Ada pengaruh pijat tuina terhadap nafsu makan anak dan diharapkan kepada responden untuk menerapkan pijat tuina Ketika anak menghadapi masalah susah makan sehingga terhindar dari stunting.
Efektivitas Pijat Oksitosin Dan Breast Care Terhadap Peningkatan Produksi ASI Di Klinik Siti Kholijah Hasibuan Endriyani Syafitri; Ivansri Marsaulina; Muthia Sari Mardha
JURNAL KEBIDANAN, KEPERAWATAN DAN KESEHATAN (BIKES) Vol 6, No 1 (2026): J-BIKES JULI
Publisher : Mata Pena Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51849/j-bikes.v6i1.172

Abstract

ASI Eksklusif adalah nutrisi terbaik, namun cakupannya seringkali rendah karena kendala produksi ASI pada hari-hari pertama. Ibu sering merasa cemas karena ASI tidak langsung keluar (onset laktasi lambat), yang berujung pada pemberian susu formula. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas pijat oksitosin dan breast care terhadap peningkatan produksi ASI di Klinik Siti Kholijah Hasibuan dengan diberikan intervensi pijat oksitosin dan breast care, kemudian diukur peningkatan produksi ASI yang dilihat dari tanda bayi cukup ASI. Desain penelitian ini adalah deskriptif Kuasi Eksperimen dengan memakai rancangan one group pre and post test design. Intervensi dilakukan pada ibu post partum menggunakan sampel sebanyak 20 responden yang di ambil secara teknik purposive sampling. Alat yang digunakan untuk mengukur variable dalam rangka mengumpulkan data disebut sebagai instrumen penelitian. Dalam penelitian ini SOP dan lembar kuesioner. Untuk pijat oksitosin dan breast care dengan peningkatan produksi ASI pada ibu dikumpulkan melalui kuesioner diberi skor. kemudian dianalisis menggunakan analisis univariat dan bivariat dengan uji chis square. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan produksi ASI yang signifikan setelah pemberian pijat oksitosin dan breast care dengan nilai p value 0,000 0,005. Secara fisiologis, pijat oksitosin meningkatkan hormon oksitosin yang berperan dalam refleks pengeluaran ASI, sedangkan breast care membantu meningkatkan sirkulasi darah dan mencegah bendungan ASI.