Masalah perilaku makan merupakan salah satu faktor penyebab tidak langsung tingginya angka underweight dan stunting, terutama pada anak usia 6-23 bulan, memperlihatkan bahwa masalah makan bukan hanya isu perilaku tetapi terkait langsung dengan status gizi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pijat tuina terhadap nafsu makan bayi dan balita. Jenis penelitian ini adalah Pre-Eksperimen dengan pendekatan One Group Pretest-Posttest Lokasi penelitian dilakukan di klinik Siti Khalijah Populasi dalam penelitian ini terdiri dari dua jenis, yaitu: Populasi Target: Seluruh bayi dan balita berusia 6 bulan hingga 5 tahun yang mengikuti pelaksanaan imunisasi di klinik siti khalijah yang berjumlah 20 bayi, dimana 20 bayi ini akan diambil menjadi sampel dengan menggunakan tekhnik purposive sampling Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kueisoner tentang nafsu makan anak serta observasi. Analisis bivariat dilakukan untuk menguji hipotesis penelitian. Sebelum uji hipotesis, dilakukan uji normalitas data menggunakan uji Shapiro-Wilk (karena n 50). Hasil: didapatkan hasil pengukuran pengaruh pijat tuina terhadap nafsu makan pada bayi dan balita pada kelompok intervensi diperoleh p value 0,003 0,005 yang artinya ada pengaruh pijat tuina terhadap nafsu makan anak. Simpulan: Ada pengaruh pijat tuina terhadap nafsu makan anak dan diharapkan kepada responden untuk menerapkan pijat tuina Ketika anak menghadapi masalah susah makan sehingga terhindar dari stunting.