Piyanti Saurina Mahdalena Sagala
Akademi Keperawatan Kesdam I/Bukit Barisan Binjai

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Tingkat Pengetahuan Perawat Terhadap Penerapan Patient Safety Dengan Risiko Jatuh Tinggi di Ruang Rawat Inap RSUD Dr. R. M. Djoelham Mompang Tua Parlagutan; Piyanti Saurina Mahdalena Sagala; Nurul Rizki
JURNAL KEBIDANAN, KEPERAWATAN DAN KESEHATAN (BIKES) Vol 6, No 1 (2026): J-BIKES JULI
Publisher : Mata Pena Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51849/j-bikes.v6i1.161

Abstract

Keselamatan pasien (patient safety) merupakan komponen utama dalam upaya manajemen mutu pelayanan kesehatan. Salah satu sasaran keselamatan pasien adalah pencegahan risiko jatuh yang dapat menyebabkan cedera, memperpanjang masa perawatan, bahkan kematian. Perawat memiliki peran penting dalam upaya pencegahan risiko jatuh sehingga diperlukan pengetahuan yang baik terkait penerapan patient safety. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan perawat terhadap penerapan patient safety dengan risiko jatuh tinggi di ruang rawat inap RSUD Dr. R. M. Djoelham Binjai Tahun 2026. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif kuantitatif. Sampel penelitian ini adalah seluruh perawat di ruang rawat inap Tapak Dara RSUD Dr. R. M. Djoelham Binjai sebanyak 12 orang dengan teknik total sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner dan dianalisis secara univariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan perawat terhadap penerapan patient safety dengan risiko jatuh tinggi berada pada kategori baik sebanyak 10 responden (83,3%), kategori cukup sebanyak 2 responden (16,7%). Disimpulkan bahwa sebagian besar perawat memiliki tingkat pengetahuan yang baik terhadap penerapan patient safety dengan risiko jatuh tinggi.
Pengaruh Teknik Relaksasi Napas Dalam Terhadap Penurunan Tingkat Nyeri Pada Pasien Pasca Operasi Fraktur Femur Di RS Setia Budi Medan Lina Rizki; Piyanti Saurina Mahdalena Sagala; Kardina Hayati
JURNAL KEBIDANAN, KEPERAWATAN DAN KESEHATAN (BIKES) Vol 5, No 3 (2026): J-BIKES MARET
Publisher : Mata Pena Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51849/j-bikes.v5i3.176

Abstract

Nyeri merupakan masalah utama yang sering dialami pasien pasca operasi fraktur femur. Nyeri yang tidak terkontrol dapat menghambat mobilisasi dini, memperpanjang masa rawat inap, serta menurunkan kualitas hidup pasien. Salah satu metode nonfarmakologis yang dapat digunakan untuk membantu mengurangi nyeri adalah teknik relaksasi napas dalam. Teknik ini dipercaya mampu menurunkan persepsi nyeri melalui peningkatan relaksasi, perbaikan oksigenasi jaringan, dan stimulasi pelepasan endorfin. Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui pengaruh teknik relaksasi napas dalam terhadap penurunan tingkat nyeri pada pasien pasca operasi fraktur femur di RS Setia Budi Medan. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif pra-eksperimental dengan pendekatan One Group Pretest-Posttest Design. Sampel penelitian berjumlah 30 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Tingkat nyeri diukur menggunakan Numeric Rating Scale (NRS). Analisis data dilakukan menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test dengan tingkat signifikansi α = 0,05. Rata-rata tingkat nyeri sebelum intervensi adalah 6,8 dan menurun menjadi 3,9 setelah intervensi. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan nilai p-value = 0,000 (p 0,05). Adapun kesimpulan peneilitian ini terdapat pengaruh signifikan teknik relaksasi napas dalam terhadap penurunan tingkat nyeri pada pasien pasca operasi fraktur femur di RS Setia Budi Medan