Runi Anggriani La Amin
D3 Kebidanan, STIKES Maluku Husada, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Gambaran Partograf pada Ibu Bersalin yang Mengalami Distosia Bahu di RSUD Piru Sumirda Rahareng; Nurhayati Kasim; Windatania Mayasari; Runi Anggriani La Amin
JURNAL KEBIDANAN, KEPERAWATAN DAN KESEHATAN (BIKES) Vol 6, No 1 (2026): J-BIKES JULI
Publisher : Mata Pena Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51849/j-bikes.v6i1.175

Abstract

Distosia bahu merupakan salah satu kegawatdaruratan obstetri yang dapat meningkatkan morbiditas dan mortalitas ibu maupun bayi. Penggunaan partograf sebagai alat pemantauan persalinan berperan penting dalam mendeteksi penyimpangan kemajuan persalinan sehingga tindakan dapat dilakukan secara tepat waktu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pengisian partograf pada ibu bersalin yang mengalami distosia bahu di RSUD Piru. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif dengan pendekatan retrospektif melalui telaah dokumen rekam medis. Sampel sebanyak 30 ibu bersalin yang mengalami distosia bahu selama periode Juli 2025 – April 2026 diperoleh dengan teknik total sampling. Hasil penelitian ini, dari 30 kasus distosia bahu, sebanyak 22 kasus (73,3%) memiliki partograf yang terisi lengkap, sedangkan 8 kasus (26,7%) tidak lengkap. Sebagian besar kasus menunjukkan kemajuan persalinan melewati garis waspada sebanyak 19 kasus (63,3%), dan 11 kasus (36,7%) masih berada di sebelah kiri garis waspada. Dokumentasi pemantauan denyut jantung janin lengkap pada 25 kasus (83,3%), sedangkan kontraksi uterus terdokumentasi lengkap pada 24 kasus (80%). Sehingga kesimpulan dari penelitian ini, sebagian besar partograf telah diisi dengan lengkap namun masih ditemukan ketidaklengkapan dokumentasi pada beberapa komponen. Pengisian partograf secara lengkap dan akurat sangat diperlukan untuk mendukung deteksi dini komplikasi persalinan, termasuk distosia bahu.