Soft soils usually have a low carrying capacity. Low bearing capacity can make the ground level drop significantly. The decline takes a long time for the soil to stabilize again. In construction projects involving soft soils, this issue is often an important topic. Therefore, the solution chosen is the use of prefabricated vertical drain (PVD). The study compared manual calculations with the MIDAS GTS NX software. The research used borelog data, laboratory data, and field monitoring data on soft soil improvement projects in North Jakarta. The research calculates the theoretical settlement manually. The study used the MIDAS GTS NX to model soil deformation. The study monitored the dissipation of pore water pressure and mapped the effective stress distribution during consolidation. After completing the analysis, it was found that the results of the decrease from manual and MIDAS GTS NX calculations had the same pattern. The calculations via the MIDAS GTS NX are much more detailed, while the manual calculations only take into account one dimension. In addition, a comparison of N-SPT values before and after PVD was carried out. The results showed that the N-SPT value increased by around 460% for N-SPT 1 and 57% for the N-SPT 10 value. Abstrak Tanah lunak biasanya memiliki daya dukung yang rendah. Daya dukung yang rendah dapat membuat permukaan tanah turun secara signifikan. Penurunan tersebut membutuhkan waktu lama agar tanah kembali stabil. Pada proyek konstruksi yang melibatkan tanah lunak, masalah ini sering menjadi topik penting. Karena itu, solusi yang dipilih adalah penggunaan prefabricated vertical drain (PVD). Penelitian membandingkan perhitungan manual dengan perangkat lunak MIDAS GTS NX. Penelitian menggunakan data borelog, data laboratorium, dan data pemantauan lapangan pada proyek perbaikan tanah lunak di Jakarta Utara. Penelitian menghitung settlement teoritis secara manual. Penelitian menggunakan MIDAS GTS NX untuk memodelkan deformasi tanah. Penelitian memantau dissipasi tekanan air pori dan memetakan distribusi tegangan efektif selama konsolidasi. Setelah menyelesaikan analisa, ditemukan bahwa hasil penurunan dari perhitungan manual dan MIDAS GTS NX memiliki pola yang sama. Perhitungan lewat MIDAS GTS NX jauh lebih detail, sedangkan perhitungan manual hanya memperhitungkan satu dimensi. Selain itu, dilakukan perbandingan nilai N-SPT sebelum dan sesudah PVD. Hasil menunjukan bahwa nilai N-SPT naik sekitar 460% untuk N-SPT 1 dan 57% untuk nilai N-SPT 10.