Sofan Rizqi
Universitas Sains Al-Qur'`An

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Peran Guru Pendidikan Agama Islam dalam Membina Akhlak di Tengah Pengaruh Media Digital (Studi Kasus Siswa Kelas V SD Negeri Kalijirek Kebumen) Asri Septi Mutiani; Hidayatu Munawaroh; Sofan Rizqi
Indo-MathEdu Intellectuals Journal Vol. 7 No. 3 (2026): Indo-MathEdu Intellectuals Journal
Publisher : Lembaga Intelektual Muda (LIM) Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54373/imeij.v7i3.6370

Abstract

Artike ini bertujuan untuk: 1) Mengetahui peran guru Pendidikan Agama Islam dalam membina akhlak siswa kelas V SD Negeri Kalijirek Kebumen di tengah pengaruh media digital. 2) Mengidentifikasi strategi guru Pendidikan Agama Islam dalam membina akhlak siswa kelas V SD Negeri Kalijirek Kebumen di tengah pengaruh media digital. 3) Mengetahui tantangan yang dihadapi guru Pendidikan Agama Islam dalam membina akhlak siswa kelas V SD Negeri Kalijirek Kebumen di tengah pengaruh media digital. Penelitian ini dilaksanakan di SD Negeri Kalijirek Kebumen, menggunakan jenis penelitian deskriptif melalui pendekatan kualitatif, dengan subjek guru Pendidikan Agama Islam dan siswa kelas V, dimana penelitian ini bersifat lapangan (field research). Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode pengamatan atau observasi, wawancara mendalam (in depth interview) dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Peran guru Pendidikan Agama Islam dalam membina akhlak siswa kelas V SD Negeri Kalijirek Kebumen diwujudkan dengan peran sebagai educator, motivator, role model, konselor, dan fasilitator. 2) Strategi guru Pendidikan Agama Islam dalam membina akhak siswa diupayakan dengan menanamkan nilai-nilai religius, melatih rasa tanggung jawab siswa, mengoptimalkan program pembiasaan sekolah, menjalin komunikasi dan kerjasama dengan orang tua, serta menjalin kerjasama dengan lembaga TPQ. 3) Tantangan yang dihadapi oleh guru Pendidikan Agama Islam berasal dari karakter siswa yang berbeda, lingkungan keluarga, dan keterbatasan pengawasan penggunaan media digital oleh siswa. Meskipun pengaruh media sosial tidak memunculkan perilaku yang diluar batas, tetapi tetap menjadi tantangan guru Pendidikan Agama Islam dalam membina akhlak siswa di sekolah.