Ratna Nurfitroh Hanifiah
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Sistem Pendukung Keputusan Kelayakan KPR Subsidi Menggunakan Metode EDAS di Perumahan Green Permata Cibungur Ratna Nurfitroh Hanifiah
Jurnal ICT: Information Communication & Technology Vol. 26 No. 1 (2026): JICT-IKMI, July , 2026
Publisher : LPPM STMIK IKMI Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36054/jict-ikmi.v26i1.383

Abstract

Rumah merupakan salah satu kebutuhan primer manusia sebagai tempat tinggal. Meningkatnya kebutuhan akan rumah mendorong pemerintah menyediakan program Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) melalui Kredit Pemilikan Rumah (KPR) subsidi. Perumahan Green Permata Cibungur memiliki jumlah peminat yang terus bertambah setiap tahun. Namun, proses penilaian kelayakan calon penerima KPR subsidi pada tahap awal masih dilakukan secara subjektif sehingga berpotensi menimbulkan ketidaktepatan dalam pengambilan keputusan. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, penelitian ini merancang dan membangun Sistem Pendukung Keputusan (SPK) untuk penilaian kelayakan calon penerima KPR subsidi menggunakan metode Evaluation Based on Distance from Average Solution (EDAS). Metode EDAS dipilih karena mampu mengevaluasi alternatif berdasarkan jarak positif dan negatif terhadap nilai rata-rata sehingga menghasilkan penilaian yanglebih objektif dan akurat. Sistem dikembangkan menggunakan model prototype dengan PHP, framework CodeIgniter 3, MySQL sebagai basis data, dan Unified Modeling Language (UML) sebagai alat perancangan. Penilaian dilakukan berdasarkan enam kriteria, yaitu pendapatan bulanan, status pekerjaan, lama bekerja, riwayat kredit, jumlah tanggungan, dan usia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 10 alternatif yang diuji, terdapat 5 calon konsumen yang dinyatakan layak dan 5 calon konsumen yang dinyatakan tidak layak. Metode EDAS dapat membantu proses penilaian kelayakan calon penerima KPR subsidi secara lebih tepat, sistematis, dan mendukung pengambilan keputusan awal.