This Author published in this journals
All Journal Jurnal Ilmiah Telaah
Faathir Abdillah
Universitas Tadulako

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Struktur Frasa Bahasa Kaili Dialek Doi: Kajian Sintaktis terhadap Kategori Frasa Faathir Abdillah; Ni Luh Sekardani; Nina Zagina; Greis Resya Laudea; Iren Iren; Krisna Srililianti
Jurnal Ilmiah Telaah Vol 11, No 2: July 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/telaah.v11i2.40845

Abstract

Bahasa Kaili dialek Doi merupakan salah satu bahasa daerah di Sulawesi Tengah yang masih digunakan secara aktif oleh masyarakat tutur di Kabupaten Donggala, namun kajian mengenai struktur sintaksisnya, khususnya pada tingkat frasa, masih relatif terbatas. Kondisi ini menimbulkan kebutuhan akan dokumentasi linguistik yang lebih komprehensif sebagai upaya pelestarian bahasa daerah sekaligus pengembangan kajian sintaksis bahasa-bahasa Nusantara. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan dan menganalisis struktur internal frasa bahasa Kaili dialek Doi yang meliputi frasa nomina, frasa verba, frasa adjektiva, frasa adverbia, dan frasa preposisional. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan desain linguistik lapangan. Data diperoleh dari tuturan penutur asli bahasa Kaili dialek Doi di Desa Limboro, Kecamatan Banawa Tengah, Kabupaten Donggala melalui teknik simak, rekam, dan catat, kemudian dianalisis menggunakan metode agih dengan teknik bagi unsur langsung untuk mengidentifikasi hubungan antarkonstituen dalam setiap konstruksi frasa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 222 data frasa yang terdiri atas 48 frasa nomina, 69 frasa verba, 30 frasa adjektiva, 16 frasa adverbia, dan 59 frasa preposisional. Analisis mengungkap bahwa struktur frasa bahasa Kaili dialek Doi dibangun melalui pola hulu + hulu (H+H), hulu + tambahan (H+T), tambahan + hulu (T+H), dan tambahan + hulu + tambahan (T+H+T), sedangkan frasa preposisional memperlihatkan pola yang relatif tetap berupa preposisi yang diikuti unsur nominal sebagai pelengkap. Frasa verba merupakan kategori yang paling produktif, sementara frasa adverbia menjadi kategori yang paling sedikit ditemukan. Temuan ini menunjukkan bahwa bahasa Kaili dialek Doi memiliki sistem pembentukan frasa yang teratur dan produktif serta memperlihatkan variasi hubungan sintaktis yang kompleks dalam berbagai kategori frasa. Penelitian ini berkontribusi pada pengayaan deskripsi sintaksis bahasa Kaili yang masih terbatas dalam literatur linguistik Indonesia dan menyediakan data empiris yang dapat dimanfaatkan untuk pengembangan tata bahasa deskriptif, penyusunan bahan ajar bahasa daerah, serta penguatan program dokumentasi dan pelestarian bahasa Kaili di Sulawesi Tengah.