Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Dari Dapur ke Kelas: Cooking Class sebagai Pembelajaran Kontekstual untuk Mengembangkan Motorik Halus Anak Usia Dini Irma Fillaeli; Dian Titik Alawiyah; Lalu Zulfikri; Dewi Artika; Fadila Aulia Cantiqa
Jurnal Ilmiah Telaah Vol 11, No 2: July 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/telaah.v11i2.40781

Abstract

Program Asistensi Mengajar memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk berkolaborasi dengan guru dalam menghadirkan pembelajaran yang inovatif di satuan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Salah satu kegiatan yang dilaksanakan adalah cooking class pembuatan kimbab yang bertujuan menstimulasi perkembangan motorik halus anak usia 4–5 tahun. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain eksploratif yang dilaksanakan di TK Bhakti Ibu 1 Mataram. Subjek penelitian meliputi guru kelas, mahasiswa Asistensi Mengajar, dan anak kelompok A usia 4–5 tahun. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan cooking class pembuatan kimbab memberikan stimulasi terhadap perkembangan motorik halus anak melalui aktivitas memegang, mengambil, menyusun, dan menggulung bahan makanan yang melibatkan koordinasi mata dan tangan. Selain itu, kegiatan ini juga mendorong anak untuk lebih berkonsentrasi, mandiri, serta aktif berinteraksi selama proses pembelajaran. Kolaborasi antara guru dan mahasiswa dalam Program Asistensi Mengajar turut mendukung terciptanya pembelajaran yang aktif, menyenangkan, dan berpusat pada anak. Dengan demikian, cooking class pembuatan kimbab dapat menjadi salah satu alternatif kegiatan pembelajaran yang kontekstual untuk menstimulasi perkembangan motorik halus anak usia dini.
Dampak Peningkatan Wawasan Nusantara dan Pergaulan Internasional terhadap Mahasiswa dalam Konteks Lingkungan Sehari-hari Dewi Artika; Dian Tutik Alawiyah; Fadila Aulia Chantiqa; Nur Hasanah
Indonesian Journal of Education and Development Research Vol. 2 No. 2 (2024): Juli 2024
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/ijedr.v2i2.2650

Abstract

Peningkatan wawasan nusantara dan pertukaran internasional memberikan dampak yang singnifikan bagi pelajar dalam kehidupan seharu-hari. Penelitian ini menguji faktor-faktor tersebut terhadap cara pandang, keteramapilan dan pengalaman mahasiswa. artikel ini bertujuan untuk mengurangi dampak dunia global akibat perkembangan teknologi saat ini yang semakin maju membuat rasa nasionalisme para generasi milenials semakin berkurang karena terpengaruh oleh budaya barat. Hasilnya menunjukkan bahwa peningkatan paparan terhadap perspektif dan jaringan internasional dapat memperluas pandangan dunia mahasiswa, meningkatkan keterampilan komunikasi mereka, dan memberi mereka peluang berharga untuk pertumbungan pribadi dan propesional namun tantangan seperti perbedaan budaya, kendala bahasa, dan keterbatasan sumber daya dapat menghambat realisasi manfaat ini sepenuhnya untuk memaksimalkan dampak positif dari faktor-faktor ini, penting untuk memberikan siswa dukungan, sumberdaya, dan pelatihan yang memadai unruk menafigasi kompleksifitas dunia global perkembangan teknologi saat ini yang semakin maju membuat rasa nasionalisme para generasi milenials semakin berkurang karena terpengaruh oleh budaya barat. Untuk mengatasinya maka warga negara Indonesia khususnya generasi milenial perlu diberi pemahaman lebih mengenai wawasan nusantara dengan cara melalui penddikan kewarganegaraan disetiap jenjang pendididkan bahkan sampai perguruan tinggi yang di dalamnya mempelajari wawasan wusantara.