This Author published in this journals
All Journal IPSSJ
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN RUAM POPOK PADA BAYI HIPERBILIRUBINEMIADI RUANG NICU RS X Syamsilawati, Lissie Dwi; Daryati, Elisabeth Isti; Pasaribu, Jesika
Integrative Perspectives of Social and Science Journal Vol. 3 No. 07 Juli (2026): Integrative Perspectives of Social and Science Journal
Publisher : PT Wahana Global Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ruam popok merupakan masalah kulit yang sering terjadi pada bayi hiperbilirubinemia yang menjalani perawatan di NICU dengan fototerapi. Kondisi ini dipengaruhi oleh sensitivitas kulit bayi, kontak dengan urin atau feses, serta paparan sinar fototerapi. Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian ruam popok pada bayi hiperbilirubinemia di NICU RS X. Penelitian menggunakan analitik observasional dengan pendekatan cross sectional pada 137 bayi yang dipilih melalui total sampling. Data dikumpulkan melalui rekam medis dan lembar observasi, kemudian dianalisis menggunakan uji Fisher’s Exact Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara usia gestasi dengan kejadian ruam popok pada bayi hiperbilirubinemia dengan nilai p = 0,046, dan frekuensi BAB bayi > 4 x dengan hasil uji p = 0,015. Sementara itu, usia bayi (p = 0,363), lama Fototerapi  (p = 0,414). Kesimpulan bahwa faktor usia gestasi dan frekuensi BAB bayi > 4 x/hari merupakan faktor yang berhubungan dengan timbulnya ruam popok pada bayi dengan hiperbilirubinemia, Penelitian ini diharapkan perawat lebih memperhatikan bayi hiperbilirubin, yang lahir pada usia gestasi kurang dari 37 minggu dan frekuensi BAB lebih dari 4x/ hari selama menjalani fototerapi, dengan menjaga kebersihan daerah genetalia dan bokong bayi.