Hayati Hayati
Pascasarjana uin Ar-raniry banda aceh

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pemanfaatan Platform YouTube dalam Mendukung Pembelajaran Fikih Berbasis Literasi Digital Hasballah Hasballah; Hayati Hayati; Nurbayani Ali
Al-Fikri: Jurnal Studi dan Penelitian Pendidikan Islam Vol 9, No 1 (2026): Al-Fikri: Jurnal Studi dan Penelitian Pendidikan Islam
Publisher : Universitas Islam Sultan Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/jspi.9.1.143-158

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah membawa perubahan signifikan dalam proses pembelajaran, termasuk dalam Pendidikan Agama Islam (PAI), khususnya pembelajaran fiqih yang menekankan pemahaman konsep dan praktik ibadah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemanfaatan platform YouTube dalam mendukung pembelajaran fiqih berbasis literasi digital serta mengkaji kontribusinya terhadap pengembangan pembelajaran PAI di era digital. Penelitian ini menggunakan metode studi kepustakaan (library research) dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Data penelitian diperoleh melalui kajian terhadap berbagai literatur ilmiah yang berkaitan dengan penggunaan media digital, YouTube sebagai sumber belajar, pembelajaran fiqih, dan literasi digital keagamaan. Analisis data dilakukan melalui teknik analisis isi (content analysis) dengan mengidentifikasi, mengelompokkan, dan mensintesis berbagai temuan penelitian yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa YouTube tidak hanya berfungsi sebagai media penyampaian materi fiqih, tetapi juga sebagai sarana yang mendukung pengembangan pemahaman konsep, keterampilan praktik ibadah, serta literasi keagamaan digital peserta didik. Namun, pemanfaatannya memerlukan pendampingan guru sebagai kurator konten agar informasi keagamaan yang diperoleh sesuai dengan prinsip keilmuan Islam, memperhatikan otoritas ulama, serta mampu menyikapi keberagaman pendapat fiqih (ikhtilaf) secara kritis. Penelitian ini memberikan kontribusi konseptual bahwa pembelajaran fiqih berbasis YouTube perlu dikembangkan melalui integrasi antara teknologi digital, pedagogi PAI, dan literasi digital keagamaan. Implikasi penelitian ini menegaskan pentingnya peningkatan kompetensi digital guru PAI serta pengembangan pedoman kurasi konten keagamaan digital untuk mendukung pembelajaran fiqih yang efektif, kontekstual, dan akuntabel.