p-Index From 2021 - 2026
0.444
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Sains Pertanian
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Integrasi Location Quotient, Analisis Rantai Pasok, dan Business Model Canvas dalam Pengembangan Jagung di Kawasan Transmigrasi Muhammad Bagus Jatmiko; Widya Hasian Situmeang; Ajmir Akmal; Agief Julio Pratama
Jurnal Sains Pertanian Vol. 10 No. 1: February, 2026
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Almuslim Bireuen Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51179/jsp.v10i1.3567

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keunggulan komoditas, struktur rantai pasok, peran pelaku usaha, serta model bisnis agribisnis jagung di Kawasan Transmigrasi Tobadak, Kabupaten Mamuju Tengah. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dan kualitatif dengan teknik purposive sampling. Analisis dilakukan menggunakan Location Quotient (LQ) untuk mengidentifikasi komoditas basis, analisis rantai pasok untuk mengkaji aliran produk, informasi, dan finansial, serta Business Model Canvas (BMC) untuk mengevaluasi model bisnis agribisnis jagung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jagung merupakan komoditas basis dengan nilai rata-rata LQ > 1 selama periode 2020–2024. Namun demikian, fluktuasi nilai LQ menunjukkan bahwa keunggulan komparatif jagung masih dipengaruhi oleh produktivitas, akses input produksi, dan dinamika permintaan pasar. Struktur rantai pasok jagung masih didominasi oleh saluran distribusi yang panjang dengan keterlibatan beberapa perantara, sehingga menyebabkan rendahnya farmer’s share, tingginya margin pemasaran, dan lemahnya posisi tawar petani. Selain itu, model bisnis agribisnis jagung masih bersifat konvensional dan belum optimal dalam memanfaatkan elemen strategis BMC, terutama pada aspek value proposition, channels, customer relationship, dan key partners. Penelitian ini mengusulkan pengembangan model bisnis berbasis koperasi sebagai pusat integrasi distribusi, pemasaran kolektif, dan informasi pasar guna meningkatkan efisiensi rantai pasok dan daya saing agribisnis jagung. Secara ilmiah, penelitian ini berkontribusi pada pengembangan pendekatan integratif yang menghubungkan analisis keunggulan wilayah, rantai pasok, dan model bisnis dalam sistem agribisnis berbasis kawasan. Secara praktis, hasil penelitian dapat menjadi dasar dalam penguatan kelembagaan petani, digitalisasi informasi pasar, dan pengembangan kebijakan agribisnis jagung yang lebih berorientasi pasar dan berkelanjutan.
Indeks Keragaman Gulma pada Kebun Sagu Rakyat di Bogor, Indonesia Agief Julio Pratama; Ajmir Akmal; Muhammad Iqbal Nurulhaq; Ratih Kemala Dewi; Tri Budiarto; Widya Hasian Situmeang; Ririh Sekar Mardisiwi; Egi Wiraguna; Restu Puji Mumpuni; Henry Kasmanhadi Saputra
Jurnal Sains Pertanian Vol. 9 No. 2: June, 2025
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Almuslim Bireuen Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51179/jsp.v9i2.3225

Abstract

Kondisi pertanaman kebun sagu rakyat sebagian besar tidak dilakukan pengelolaan gulma secara intensif yang mampu memberikan dampak negatif bagi produktivitas tanaman. Penelitian bertujuan mengidentifikasi keragaman jenis gulma yang ada di kebun sagu rakyat dan vegetasinya sebagai dasar dalam pengendalian gulma di kebun sagu. Pengambilan contoh gulma dilakukan secara acak sederhana dengan menggunakan kuadran berukuran 50 cm x 50 cm dan fase tanaman sagu memasuki fase tanaman menghasilkan. Hasil penelitian menunjukkan jumlah spesies gulma yang ditemukan pada kebun sagu rakyat sebanyak 65 spesies yang terbagi atas 39 famili. Dari spesies yang ditemukan, spesies Ottochloa nodosa memiliki nilai kerapatan nisbi dan nisbah jumlah dominan yang tertinggi dengan nilai 16,03% dan 10,24%. Untuk nilai frekuensi nisbi dan bobot kering nisbi tertinggi terdapat pada spesies Asystasia gangetica dengan nilai 9,37% dan 9,87%. Indeks keragaman gulma termasuk dalam kategori sedang yaitu dengan nilai 1,54.