Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Socially Responsive Human-Centred Framework for Data-Driven Educational Technologies: Implications for Digital Transformation in Indonesian Vocational Higher Education Verawati Doloksaribu; Rabiatul Adawiyah Hasibuan; Heri Gunawan; Delima Simatupang; Dwi Suci Amaniarsih
Journal of Information Technology, computer science and Electrical Engineering Vol. 3 No. 1 (2026): February-May 2026
Publisher : Yayasan Sinergi Multidimensi Kreatif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61306/jitcse.v3i1.256

Abstract

The rapid adoption of data-driven educational technologies (DDETs), including learning analytics, artificial intelligence (AI), and adaptive learning systems, has transformed higher education worldwide. However, their implementation continues to face persistent challenges related to digital equity, usability, algorithmic transparency, and ethical data governance, particularly in developing countries such as Indonesia. This study aims to develop a Socially Responsive Human-Centred Educational Technology (SR-HCET) framework by integrating the principles of ICT for Society (ICT4S) and Human-Centred Computing (HCC) to support inclusive digital transformation in Indonesian vocational higher education. A Systematic Literature Review (SLR) following the PRISMA 2020 guidelines was conducted using publications indexed in Scopus, Web of Science, and ERIC between 2015 and 2025. A total of 67 eligible studies were analysed through thematic synthesis to identify recurring social, technological, and governance challenges. The findings revealed four major issues: digital access inequality, algorithmic bias, ethical concerns in educational data governance, and usability limitations. The proposed SR-HCET framework integrates equity-by-design, human-centred usability, and ethical data governance as interdependent dimensions for designing responsible educational technologies. The study further discusses the implications of implementing this framework within Indonesian vocational higher education, where disparities in digital infrastructure, AI readiness, and institutional capacity remain significant. The proposed framework provides practical guidance for policymakers, institutional leaders, and educational technology developers in promoting equitable, transparent, and sustainable digital transformation.
Penerapan Media Informasi Berbasis Mikrokontroler HD-WF2 pada LED Dot Matrix P5 sebagai Sarana Digitalisasi Informasi Publik Abdul Meizar; Heri Gunawan; Delima Simatupang; Verawati Doloksaribu
ORAHUA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 01 (2026): Juli
Publisher : Faatuatua Media Karya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70404/orahua.v4i01.709

Abstract

Era digitalisasi menuntut kecepatan, efisiensi, dan daya tarik visual dalam penyampaian informasi publik di lembaga pendidikan. Namun, Madrasah Aliyah Swasta (MAS) Imam Muslim di Kecamatan Sei Rampah masih bergantung pada media informasi konvensional berbasis cetak yang tidak efisien, membutuhkan biaya berulang, serta mengurangi estetika lingkungan sekolah. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk melakukan transfer teknologi tepat guna berupa media informasi digital running text menggunakan panel LED Dot Matrix P5 berbasis mikrokontroler HD-WF2 dengan sistem kontrol nirkabel (Wi-Fi). Metode pelaksanaan yang digunakan adalah action research dan transfer teknologi yang meliputi lima tahapan: persiapan, perancangan/perakitan, instalasi/pengujian, pelatihan/pendampingan, serta evaluasi. Kegiatan pelatihan yang dilaksanakan pada 19 Mei 2026 ini diikuti oleh 20 peserta yang terdiri dari guru dan siswa. Hasil evaluasi menunjukkan adanya lonjakan pemahaman dan keterampilan peserta secara signifikan sebesar 86,25% (diukur dari perbandingan pre-test dan post-test). Sistem ini berhasil memangkas waktu birokrasi penyampaian informasi yang awalnya memakan waktu 1–3 hari menjadi kurang dari 2 menit secara real-time. Dapat disimpulkan bahwa implementasi teknologi ini berhasil meningkatkan modernitas visual madrasah, meningkatkan kemandirian teknologi SDM sekolah, serta menghemat anggaran operasional melalui penerapan paperless system.
Pemanfaatan Blog Dalam Media Pembelajaran Siswa Abdul Meizar; Yusfrizal; Heri Gunawan; Musri Iskandar Nasution; Darma Indra Gultom
ORAHUA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 01 (2025): Juli
Publisher : Faatuatua Media Karya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70404/orahua.v3i01.307

Abstract

Media pembelajaran merupakan komponen kunci dalam proses belajar mengajar, berperan sebagai alat bantu untuk memahami konsep atau materi. Kendala seperti waktu belajar terbatas di kelas dan kurangnya referensi seringkali menyebabkan pemahaman siswa terhadap materi menjadi terbatas pula.Meskipun pembelajaran berbasis internet saat ini sudah banyak diterapkan, masih banyak guru yang belum mampu memanfaatkannya secara optimal. Bahkan, sebagian guru masih belum terampil dalam mengoperasikan komputer. Sebagai solusi atas permasalahan ini, diadakanlah bimbingan teknis pembuatan blog untuk guru dan staf di SMK Negeri 1 Pematang Siantar. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan pada Rabu, 24 Mei 2025 di sekolah tersebut dan diikuti oleh 20 peserta guru serta staf terkait.Berdasarkan evaluasi, kegiatan ini memberikan hasil dan manfaat yang signifikan, terutama dalam meningkatkan pengetahuan serta keterampilan para guru dalam membuat blog dan mengunggah materi pembelajaran. Selain itu, blog ini menjadi sarana berbagi materi ajar antar guru dan juga dengan siswa, karena materi dapat diunduh oleh semua pihak di lingkungan sekolah
The Impact Of Academic Administration Service Quality Levels On Student Satisfaction At Politeknik Gihon Pematangsiantar Delima Simatupang; Abdul Meizar; Heri Gunawan
JURIKOM (Jurnal Riset Komputer) Vol. 13 No. 5 (2026): Oktober 2026
Publisher : Universitas Budi Darma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30865/jurikom.v15i5.10208

Abstract

Academic administration services support students through course registration, access to grade records, and the processing of academic documents. This study examines the association between academic administration service quality and student satisfaction at Politeknik Gihon Pematangsiantar and discusses its implications for academic information systems. A quantitative, cross-sectional observational design was used, with a census covering all 65 students. Data were collected using a closed-ended Likert-type questionnaire comprising 10 service-quality items and six satisfaction items. The analysis included item-validity assessment, internal-consistency reliability, simple linear regression, a coefficient t-test, and the coefficient of determination. All 16 items exceeded the reported validity threshold of 0.2441. Cronbach’s alpha values were 0.841 for service quality and 0.811 for student satisfaction. The regression equation was Y = 2.234 + 0.534X, with t = 11.859 and p < 0.001, indicating a statistically significant positive association. The model reported R = 0.831 and R² = 0.691, meaning that service quality explained 69.1% of the observed variance in satisfaction, while 30.9% remained unexplained. These findings do not establish causality because the study used cross-sectional, self-reported data from a single institution. Verification of the remaining residual diagnostics is also required. The findings inform candidate priorities for academic information systems, including online registration, access to academic records, document-request tracking, and consistent service information. These priorities are recommendations for future development and evaluation; no administration application was developed or evaluated in this study.