This Author published in this journals
All Journal Setawar Abdimas
Nadya Aisyah Rahmadhan
Universitas Prof. Dr. Hazairin, S.H, Bengkulu, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

EDUKASI INDUSTRI DAN PASAR MODAL SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN LITERASI MASYARAKAT BERBASIS HASIL KULIAH KERJA LAPANGAN (STUDI PADA BURSA EFEK INDONESIA DAN MITRA INDUSTRI) Iwin Arnova; Aulia Thasabita Lesti; Nadya Aisyah Rahmadhan; Deki Seprawansyah
Setawar Abdimas Vol. 5 No. 2 (2026): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah BengkuluUniversitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/sa.v5i2.10825

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat merupakan salah satu bentuk implementasi tridarma perguruan tinggi yang bertujuan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat melalui transfer pengetahuan dan keterampilan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas program edukasi industri dan pasar modal sebagai upaya peningkatan literasi masyarakat berbasis hasil Kuliah Kerja Lapangan (KKL) yang dilaksanakan pada Bursa Efek Indonesia dan mitra industri. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan observasi lapangan, dokumentasi, dan evaluasi partisipatif terhadap kegiatan edukasi yang dilaksanakan. Program pengabdian dilakukan melalui sosialisasi pasar modal, pengenalan investasi yang aman, literasi keuangan dasar, serta pemaparan praktik industri secara langsung kepada masyarakat. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai konsep dasar pasar modal, instrumen investasi, serta pentingnya pengelolaan keuangan yang bijak. Selain itu, kegiatan ini berhasil meningkatkan minat masyarakat untuk mengenal lebih jauh investasi legal melalui lembaga resmi. Temuan ini menegaskan bahwa integrasi hasil KKL ke dalam kegiatan pengabdian masyarakat mampu menjadi media edukasi yang efektif dalam meningkatkan literasi keuangan dan industri. Oleh karena itu, program serupa perlu dikembangkan secara berkelanjutan dengan melibatkan lebih banyak pihak terkait.