Rima Melati Hutajulu
Universitas Negeri Medan

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengembangan Instrumen Tes Pembelajaran Fisika Berbasis Analogi pada Materi Gelombang Bunyi Rima Melati Hutajulu; Wawan Bunawan
Jurnal Pelita: Jurnal Pembelajaran IPA Terpadu Vol. 6 No. 1 (2026): Januari - Juni 2026
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/pelita.6.1.2026.1163

Abstract

Urgensi penelitian ini adalah mengembangkan instrumen tes pembelajaran fisika berbasis analogi pada materi gelombang bunyi yang mampu mengukur pemahaman konseptual siswa secara lebih akurat terhadap konsep yang bersifat abstrak. Pemahaman konsep merupakan kemampuan penting yang harus dimiliki siswa dalam pembelajaran fisika, khususnya pada materi gelombang bunyi yang bersifat abstrak dan kompleks. Namun, proses evaluasi pembelajaran fisika di sekolah masih didominasi oleh soal-soal matematis sehingga belum mampu mengukur pemahaman konsep dan Penalaran siswa secara mendalam. Salah satu pendekatan yang dapat digunakan untuk membantu siswa memahami konsep abstrak adalah analogi, karena mampu menghubungkan konsep fisika dengan fenomena yang lebih konkret dan dekat dengan kehidupan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan instrumen tes berbasis analogi guna mengukur pemahaman konsep siswa pada materi gelombang bunyi di SMA Negeri 7 Medan. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan (Research and Development) dengan model Plomp yang meliputi tahap analisis, pengembangan prototipe, dan tahap penilaian. Instrumen tes dikembangkan dalam bentuk soal uraian berbasis analogi yang mengacu pada indikator berpikir analogi menurut Sternberg, yaitu encoding, inferring, mapping, dan applying, serta indikator pemahaman konsep berdasarkan taksonomi bloom revisi. Instrumen yang dihasilkan terdiri atas tiga butir soal yang dirancang untuk mengidentifikasi prakonsepsi, kesalahan konsep, serta tingkat pemahaman konsep siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa instrumen yang dikembangkan memenuhi kriteria valid, reliabel, serta layak digunakan berdasarkan analisis validitas, reliabilitas, tingkat kesukaran, dan daya beda. Instrumen mampu mengidentifikasi prakonsepsi, kesalahan konsep, serta tingkat pemahaman siswa yang masih berada pada kategori rendah hingga sedang. Respon siswa juga menunjukkan bahwa penggunaan analogi membantu memahami konsep gelombang bunyi secara lebih bermakna. Dengan demikian, instrumen tes berbasis analogi dapat menjadi alternatif evaluasi pembelajaran fisika yang lebih efektif dan kontekstual.