Pelayanan prima merupakan strategi penting dalam meningkatkan mutu pelayanan kesehatan dan kepuasan pasien. Perkembangan teknologi digital mendorong fasilitas pelayanan kesehatan untuk memanfaatkan media digital sebagai sarana komunikasi dan pelayanan pasien. Klinik Pratama DA Skin Clinic merupakan klinik kecantikan yang memanfaatkan media digital melalui reservasi WhatsApp dan media sosial dalam mendukung pelayanan pasien. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi pelayanan prima pada pelayanan pasien berbasis digital di Klinik Pratama DA Skin Clinic berdasarkan dimensi A6 meliputi Ability, Attitude, Appearance, Attention, Action, dan Accountability. Penelitian ini menggunakan desain penelitian kualitatif deskriptif. Informan penelitian terdiri atas pemilik sekaligus manajer klinik dan pasien yang memperoleh pelayanan. Informan dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi pelayanan prima di Klinik Pratama DA Skin Clinic telah berjalan dengan baik. Aspek ability diwujudkan melalui pelatihan pegawai dan penerapan standar operasional prosedur. Aspek attitude terlihat dari sikap ramah dan profesional petugas. Aspek attention tercermin dari perhatian terhadap kenyamanan pasien selama treatment dan upaya menjaga loyalitas pasien. Aspek action ditunjukkan melalui layanan reservasi WhatsApp yang responsif serta pemanfaatan Instagram dan TikTok sebagai media komunikasi. Aspek accountability diwujudkan melalui komitmen terhadap kejujuran pelayanan dan penggunaan produk yang telah terdaftar BPOM dan bersertifikat halal. Implementasi pelayanan prima pada pelayanan pasien berbasis digital di Klinik Pratama DA Skin Clinic telah terlaksana dengan baik melalui kombinasi pelayanan berorientasi pada pasien dan pemanfaatan media digital dalam mendukung kualitas pelayanan.