Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh implementasi Sistem Informasi Akuntansi (SIA) berbasis digital terhadap kualitas laporan keuangan. Perkembangan teknologi informasi telah mendorong organisasi untuk mengadopsi sistem informasi akuntansi berbasis digital guna meningkatkan efektivitas, efisiensi, dan akurasi dalam pengelolaan informasi keuangan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Data diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada 150 responden yang merupakan pengguna sistem informasi akuntansi berbasis digital pada organisasi/perusahaan. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling, sedangkan analisis data dilakukan menggunakan Structural Equation Modeling-Partial Least Squares (SEM-PLS) dengan bantuan perangkat lunak SmartPLS 4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi sistem informasi akuntansi berbasis digital berpengaruh positif dan signifikan terhadap kualitas laporan keuangan dengan nilai path coefficient sebesar 0,827, t-statistic sebesar 18,964, dan p-value sebesar 0,000 (<0,05). Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,684 menunjukkan bahwa implementasi sistem informasi akuntansi berbasis digital mampu menjelaskan 68,4% variasi kualitas laporan keuangan. Temuan ini menunjukkan bahwa penerapan sistem informasi akuntansi berbasis digital mampu meningkatkan akurasi, relevansi, keandalan, dan ketepatan waktu laporan keuangan melalui proses pencatatan yang lebih terintegrasi, efisien, dan transparan. Penelitian ini memberikan implikasi bahwa organisasi perlu terus mengembangkan sistem informasi akuntansi berbasis digital serta meningkatkan kompetensi sumber daya manusia agar kualitas laporan keuangan dapat terus ditingkatkan dalam mendukung pengambilan keputusan yang efektif.