Siti Zuhroh
Institut Teknologi dan Bisnis PGRI Dewantara

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Kredibilitas Konten terhadap Kepercayaan Merek dengan Sikap Skeptis sebagai Variabel Moderasi Studi pada Pengguna Produk Azarine Pasca Kasus Overclaim Eka Putri Muyasari; Siti Zuhroh
Kompeten: Jurnal Ilmiah Ekonomi dan Bisnis Vol. 5 No. 1 (2026): Juli 2026
Publisher : PT Seval Literindo Kreasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57141/kompeten.v5i1.279

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh kredibilitas konten terhadap kepercayaan merek serta peran sikap skeptis sebagai variabel moderasi pada pengguna produk Azarine pasca kasus overclaim. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian asosiatif kausal. Subjek dalam penelitian ini adalah konsumen yang pernah menggunakan produk Azarine dan mengetahui isu overclaim produk Azarine. Populasi dalam penelitian ini tidak diketahui secara pasti, sehingga penentuan sampel dilakukan menggunakan teknik nonprobability sampling dengan metode accidental sampling. Jumlah responden dalam penelitian ini sebanyak 100 orang yang memenuhi kriteria penelitian. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner secara online menggunakan skala Likert. Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan analisis deskriptif, uji asumsi klasik, analisis regresi moderasi (Moderated Regression Analysis/MRA), uji hipotesis, dan uji koefisien determinasi dengan bantuan perangkat lunak SPSS versi 24. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kredibilitas konten berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepercayaan merek pada pengguna produk Azarine pasca kasus overclaim. Hal ini menunjukkan bahwa konten yang dipersepsikan kredibel, jujur, dan informatif mampu meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap merek. Sementara itu, sikap skeptis konsumen tidak berpengaruh signifikan terhadap kepercayaan merek serta tidak mampu memoderasi pengaruh kredibilitas konten terhadap kepercayaan merek.