This Author published in this journals
All Journal THE COMMERCIUM
Yusron Marufah
Universitas Negeri Surabaya

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PEMBERDAYAAN KELOMPOK MASYARAKAT UNTUK MENGATASI SAMPAH DALAM PRESPEKTIF KOMUNIKASI PEMBANGUNAN (Studi Kasus Yayasan Bina Bhakti Lingkungan dalam Pemberdayaan Masyarakat Peduli Sampah di Surabaya) Yusron Marufah
The Commercium Vol 10 No 3 (2026): The Commercium - Juli 2026
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/tc.v10i3.81332

Abstract

Permasalahan sampah di Kota Surabaya memerlukan keterlibatan masyarakat melalui proses pemberdayaan yang berkelanjutan. Yayasan Bina Bhakti Lingkungan (YBBL) adalah organisasi non-pemerintah yang memiliki peran dalam meningkatkan kesadaran dan kapasitas masyarakat untuk mengelola sampah melalui berbagai program berbasis ekonomi sirkular. Penelitian ini bertujuan untuk memahami dan menganalisis komunikasi pembangunan yang dilakukan YBBL dalam pemberdayaan masyarakat peduli sampah di Surabaya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus dan paradigma konstruktivisme. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi nonpartisipatif, dan dokumentasi. Menggunakan teori difusi inovasi Everett Rogers berupa inovasi, saluran komunikasi, jangka waktu dan sistem sosial. Analisis data dilakukan menggunakan teknik pencocokan pola Yin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa YBBL mengembangkan inovasi pengelolaan sampah melalui program bank sampah yang memberikan manfaat ekonomi, sosial, dan lingkungan bagi masyarakat. Komunikasi pembangunan yang dilakukan lebih banyak memanfaatkan komunikasi interpersonal melalui sosialisasi, pelatihan, dan pendampingan secara langsung. Proses adopsi inovasi berlangsung melalui tahapan pengetahuan, persuasi, keputusan, implementasi, hingga konfirmasi, dengan waktu penerimaan yang berbeda pada setiap kelompok masyarakat. Sistem sosial yang melibatkan YBBL sebagai agen perubahan serta peran ketua unit bank sampah, RT, RW, dan PKK sebagai opinion leader. Penelitian ini menunjukkan bahwa komunikasi pembangunan berbasis difusi inovasi yang dilakukan YBBL mampu meningkatkan kesadaran, kapasitas, serta partisipasi masyarakat dalam pengelolaan sampah sehingga mendukung terciptanya kemandirian masyarakat dan keinginan lingkungan di Kota Surabaya.