This Author published in this journals
All Journal THE COMMERCIUM
Risky Budi Putra Mahardika
Universitas Negeri Surabaya

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

MANAJEMEN MEDIA RADIO DJ FM 94.8 SURABAYA DALAM MENGELOLA FANDOM Risky Budi Putra Mahardika
The Commercium Vol 10 No 3 (2026): The Commercium - Juli 2026
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/tc.v10i3.81339

Abstract

Perkembangan media digital mendorong radio untuk beradaptasi agar tetap relevan di kalangan generasi muda. Salah satu strategi yang dilakukan Radio DJ FM 94.8 Surabaya adalah melibatkan fandom dalam berbagai kegiatan on-air dan off-air. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengelolaan fandom di Radio DJ FM 94.8 Surabaya berdasarkan fungsi manajemen media yang meliputi perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, dan pengawasan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap pihak-pihak yang terlibat dalam pengelolaan fandom di Radio DJ FM 94.8 Surabaya. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada tahap perencanaan, kegiatan fandom dirancang secara fleksibel dengan menyesuaikan tren, momentum, dan kebutuhan audiens. Pada tahap pengorganisasian, Radio DJ FM melakukan pembagian tugas dan koordinasi antar divisi serta melibatkan fandom dalam penyusunan dan pelaksanaan kegiatan. Pada tahap pengarahan, Program Director berperan dalam memberikan arahan, motivasi, serta menjaga hubungan yang berkelanjutan dengan fandom . Sementara itu, pada tahap pengawasan dilakukan evaluasi rutin terhadap program, event , dan konten media sosial dengan melibatkan tim internal maupun fandom sebagai sumber masukan. Penelitian ini menunjukkan bahwa pengelolaan fandom di Radio DJ FM 94.8 Surabaya dilakukan secara partisipatif dan mampu memperkuat keterlibatan penonton serta hubungan antara radio dan komunitas fandom .