This Author published in this journals
All Journal THE COMMERCIUM
Friska Rosyidah
Universitas Negeri Surabaya

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Strategi Niche Konten Afiliator Pemula dalam Memasarkan Produk di TikTok (Studi Komparasi pada Beauty, Mom & Kids, dan Fashion) Friska Rosyidah; Puspita Sari Sukardani
The Commercium Vol 10 No 3 (2026): The Commercium - Juli 2026
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/tc.v10i3.81403

Abstract

Perkembangan TikTok sebagai media sosial sekaligus platform pemasaran digital telah membuka peluang bagi masyarakat untuk menjadi afiliator dan memperoleh komisi melalui promosi produk. Fenomena ini mendorong munculnya afiliator pemula yang memanfaatkan berbagai niche konten untuk menarik perhatian audiens dan meningkatkan keterlibatan pengguna. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi niche konten yang diterapkan afiliator pemula dalam memasarkan produk di TikTok pada niche beauty, mom & kids, dan fashion. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi komparatif. Informan penelitian terdiri dari tiga afiliator pemula, yaitu akun @itsdinayyz (beauty), @nooviahr (mom & kids), dan @afbfashion6 (fashion). Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis komparatif tetap. Penelitian ini menggunakan teori The Circular Model of SOME meliputi aspek share, optimize, manage, dan engage. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setiap niche menerapkan strategi konten yang berbeda sesuai karakteristik audiensnya. Niche beauty menekankan konten review berbasis pengalaman pribadi dan penggunaan hook yang relevan. Niche mom & kids mengandalkan review, tutorial, serta pengalaman parenting dengan pendekatan soft selling. Sementara itu, niche fashion berfokus pada visualisasi produk, personal branding, dan pemanfaatan tren TikTok. Meskipun berbeda, ketiga afiliator sama-sama mengoptimalkan fitur TikTok, mengevaluasi performa konten, serta membangun interaksi dengan audiens untuk meningkatkan keterlibatan dan mendukung pemasaran produk affiliate.