Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Nasi Punel sebagai Identitas Kuliner Tradisional Masyarakat Pasuruan Muhibbul Anwar; Muhammad Yazid Al Busthomi; Ajitama Putra Nugraha
JURNAL PENDIDIKAN IPS Vol. 16 No. 4 (2026): JURNAL PENDIDIKAN IPS
Publisher : STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpi.v16i4.4530

Abstract

Nasi Punel merupakan kuliner tradisional khas Pasuruan, khususnya Bangil, yang tidak hanya hadir sebagai makanan sehari-hari, tetapi juga sebagai penanda identitas budaya masyarakat lokal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana Nasi Punel membentuk, merepresentasikan, dan mempertahankan identitas kuliner tradisional masyarakat Pasuruan di tengah perubahan sosial, modernisasi konsumsi, serta ancaman homogenisasi budaya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara semi-terstruktur, dokumentasi, dan studi literatur. Observasi dilakukan di beberapa warung Nasi Punel di Bangil, Kabupaten Pasuruan, dengan informan yang terdiri atas penjual, pembeli, tokoh masyarakat, pelaku wisata, dan generasi muda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa identitas Nasi Punel dibangun melalui tiga aspek utama, yaitu kekhasan material berupa tekstur nasi dan komposisi lauk, praktik sosial berupa kebiasaan makan bersama serta pewarisan pengetahuan kuliner, dan representasi simbolik sebagai ikon Bangil-Pasuruan. Kesimpulannya, Nasi Punel menjadi bentuk warisan budaya takbenda yang hidup karena terus diproduksi, dikonsumsi, dimaknai, dan dinegosiasikan oleh masyarakat.