Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

REPRESENTASI NOSTALGIA DALAM BUDAYA DIGITAL: ANALISIS TREN KONTEN POLAROID BERBASIS GEMINI AI Leony Agustine; Destri Sari Gunarti
Jurnal Ilmu Komunikasi UHO : Jurnal Penelitian Kajian Ilmu Komunikasi dan Informasi Vol. 11 No. 2 (2026): EDISI JULI
Publisher : Laboratorium Ilmu Komunikasi Fisip UHO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52423/jikuho.v11i2.2088

Abstract

Kemunculan tren visual Polaroid berbasis Gemini AI di platform media sosial TikTok menandai babak baru dalam praktik nostalgia digital, di mana teknologi kecerdasan buatan digunakan untuk menciptakan momen yang secara faktual tidak pernah terjadi namun dirasakan bermakna secara emosional. Penelitian ini bertujuan menganalisis bagaimana konstruksi tren visual Polaroid berbasis Gemini AI menciptakan nostalgia semu di TikTok, khususnya pada konten yang menampilkan kebersamaan dengan orang terkasih yang telah meninggal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif fenomenologi, data dikumpulkan melalui observasi non-partisipan terhadap enam postingan TikTok, wawancara semi-terstruktur dengan dua konten kreator, dokumentasi, dan studi pustaka. Analisis mengacu pada teori Representasi Stuart Hall dengan model encoding-decoding. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nostalgia semu tercipta melalui proses konstruksi bertahap: dari kerinduan dan imajinasi pengguna yang diterjemahkan menjadi prompt, divisualisasikan oleh Gemini AI dalam estetika Polaroid vintage, lalu dibagikan di TikTok dan dimaknai secara kolektif oleh audiens. Meskipun momen yang ditampilkan tidak pernah terjadi secara nyata, representasi visual ini terbukti berfungsi sebagai medium terapeutik untuk mengekspresikan kerinduan dan kehilangan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa AI tidak hanya berfungsi sebagai alat kreatif, melainkan juga sebagai media komunikasi emosional yang melampaui batas realitas di ruang digital.