Kualitas tidur merupakan salah satu faktor penting yang mendukung pertumbuhan dan perkembangan bayi. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kualitas tidur bayi adalah pijat bayi, namun manfaatnya belum sepenuhnya dipahami oleh para ibu. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan pengetahuan ibu tentang pijat bayi dengan kualitas tidur bayi usia 3–12 bulan di Desa Bakaran Batu tahun 2026. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif analitik dan rancangan cross-sectional. Populasi penelitian berjumlah 30 ibu yang memiliki bayi usia 3–12 bulan dan melakukan pijat bayi secara mandiri. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling, sehingga seluruh populasi dijadikan sampel. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner, kemudian dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-square dengan tingkat signifikansi α=0,05. Hasil penelitian menunjukkan mayoritas ibu memiliki pengetahuan kurang tentang pijat bayi (40,0%) dan sebagian besar bayi memiliki kualitas tidur buruk (63,3%). Analisis bivariat menunjukkan bahwa seluruh ibu dengan pengetahuan baik memiliki bayi dengan kualitas tidur baik, sedangkan seluruh ibu dengan pengetahuan kurang memiliki bayi dengan kualitas tidur buruk. Hasil uji Chi-square menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan ibu tentang pijat bayi dengan kualitas tidur bayi (p=0,000). Penelitian ini menyimpulkan bahwa semakin baik pengetahuan ibu mengenai pijat bayi, semakin baik pula kualitas tidur bayi. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan edukasi kepada ibu mengenai manfaat dan teknik pijat bayi yang benar sebagai upaya mendukung tumbuh kembang bayi.