Faozi, Dhelfia Putri Restu
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Penggunaan Morfem Terikat Pada Teks Promosi Produk Skincare di Instagram Marliana, Ayuni Riska; Yanti, Ertina Dewi; Zaerani, Alma; Faozi, Dhelfia Putri Restu; Maulidin, Abdur Rozak; Putri, April Losani
Journal of Authentic Research Vol. 5 No. 3 (2026): August
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/367fwk61

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk dan fungsi morfem terikat pada teks promosi produk skincare di Instagram. Bahasa promosi di media sosial memiliki karakteristik khas karena dituntut singkat, persuasif, dan akrab dengan pembaca, sehingga proses morfologi seperti afiksasi memegang peranan penting dalam pembentukan makna gramatikal maupun makna persuasif. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik simak dan catat. Data berupa unggahan teks promosi dari lima akun Instagram produk skincare, yaitu @madamgie, @wardahbeauty, @scarlettofficial, @skincare.hanasui, dan @scoraofficial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa morfem terikat yang ditemukan terdiri atas tiga kategori utama, yaitu prefiks (meN-, ter-, di-, per-), sufiks (-kan, -i, -an, dan klitik -nya, -mu), serta konfiks (ke-an, pe-an, meN-kan). Konfiks ke-an pada kata kemerahan dan kelembapan merupakan bentuk yang paling produktif karena berkaitan langsung dengan keluhan kulit yang menjadi daya tarik utama produk. Selain bentuk baku, ditemukan pula gejala kebahasaan yang khas di media sosial, yaitu sufiks kolokial -in (benerin), campuran kode afiks Indonesia pada kata asing (di-handle), serta neologisme penanda komunitas merek (scorians). Secara fungsional, morfem terikat dalam teks promosi tidak hanya berfungsi gramatikal tetapi juga berfungsi persuasif untuk mengajak, meyakinkan, dan membangun kedekatan emosional dengan calon konsumen. Penelitian ini memberikan kontribusi empiris bagi kajian morfologi kontekstual, khususnya bahasa pemasaran digital, serta dapat dimanfaatkan sebagai bahan ajar alternatif dalam pembelajaran morfologi bahasa Indonesia di perguruan tinggi.