Divia Firdaus Putri
Universitas Mahaputra Muhammad Yamin

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Penerapan Sistem Biaya Taksiran sebagai Upaya Pengendalian Biaya Produksi pada UMKM Pabrik Roti "Panca Putra" Halaban Panyangkalan Kec. Kubung Kabupaten Solok Sumatera Barat Rita Dwi Putri; Melan Indriani; Laras Oktaviani; Nurul Aisyah Aisyah; Divia Firdaus Putri
Aksi Kita: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 4 (2026): JULI-AGUSTUS
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/99smdj96

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran besar dalam menopang perekonomian masyarakat, termasuk usaha di bidang produksi makanan seperti pabrik roti. Dalam menjalankan kegiatan produksinya, sebagian besar pelaku UMKM belum menerapkan sistem perhitungan biaya yang terstruktur, sehingga sulit untuk mengetahui besaran biaya produksi secara akurat dan menyeluruh. Salah satu sistem yang dapat digunakan untuk membantu perencanaan sekaligus pengendalian biaya produksi adalah sistem biaya taksiran (estimated cost), yaitu penentuan biaya produksi sebelum proses produksi berlangsung berdasarkan taksiran biaya bahan baku, biaya tenaga kerja, dan biaya overhead pabrik. Metode pengabdian ini menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR) dalam bentuk pendampingan kepada UMKM Pabrik Roti "Panca Putra" yang berlokasi di Halaban Panyangkalan, Kabupaten Solok, Sumatera Barat. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa mitra usaha mampu memahami konsep biaya taksiran serta mampu menyusun taksiran biaya bahan baku, biaya tenaga kerja langsung, dan biaya overhead pabrik untuk satu periode produksi. Selain itu, mitra usaha juga mampu membandingkan biaya taksiran dengan biaya sesungguhnya sehingga dapat mendeteksi penyimpangan (varians) biaya produksi lebih awal. Implikasi dari kegiatan ini adalah pelaku UMKM Pabrik Roti "Panca Putra" dapat mengendalikan biaya produksi dengan lebih baik, menetapkan harga jual yang lebih akurat, serta meningkatkan efisiensi penggunaan sumber daya produksi