Immanuel HG Manurung
Program Studi Sistem Informasi, Fakultas Sains,Teknologi, dan Informasi Universitas Sari Mutiara Indonesia, Medan, Sumatera Utara, 2026, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENGEMBANGAN SISTEM INFORMASI PELAYANAN ADMINISTRASI DESA BERBASIS WEBSITE MENGGUNAKAN METODE UNIFIED APPROACH DI DESA HILIKARA Fathree Halawa; Kabir Gutawa Giawa; Immanuel HG Manurung
Jurnal Mahajana Informasi Vol 11 No 1 (2026): JURNAL MAHAJANA INFORMASI
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/jurnalmi.v11i1.6391

Abstract

Latar belakang: Pelayanan administrasi desa merupakan salah satu bentuk pelayanan publik yang harus dilaksanakan secara efektif, efisien, dan transparan. Proses pelayanan administrasi di Desa Hilikara masih dilakukan secara manual sehingga menyebabkan keterlambatan pelayanan, kesulitan dalam pengelolaan arsip, serta kurang optimalnya pencatatan surat masuk dan surat keluar. Kondisi tersebut menunjukkan perlunya pengembangan sistem informasi berbasis website untuk mendukung digitalisasi pelayanan administrasi desa. Tujuan: Penelitian ini bertujuan mengembangkan Sistem Informasi Pelayanan Administrasi Desa berbasis website menggunakan metode Unified Approach (UA) guna meningkatkan efektivitas, efisiensi, dan kualitas pelayanan administrasi di Desa Hilikara. Metode: Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan pendekatan Unified Approach (UA) yang meliputi tahapan Object-Oriented Analysis (OOA) dan Object-Oriented Design (OOD). Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Pengujian sistem dilakukan menggunakan metode Black Box Testing untuk memastikan setiap fungsi sistem berjalan sesuai dengan kebutuhan pengguna. Hasil: Penelitian menghasilkan sistem informasi berbasis website yang mendukung pengelolaan data masyarakat, pengajuan surat secara daring, verifikasi dan persetujuan surat, pengelolaan surat masuk dan surat keluar, serta pencetakan dokumen administrasi. Hasil pengujian menunjukkan bahwa seluruh fitur sistem berfungsi dengan baik dan mampu meningkatkan efektivitas serta efisiensi pelayanan administrasi desa. Kesimpulan: Sistem informasi yang dikembangkan layak diterapkan sebagai media pelayanan administrasi desa berbasis digital. Implementasi sistem ini diharapkan dapat mendukung transformasi digital pemerintahan desa, meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, serta menjadi acuan bagi pengembangan sistem pelayanan administrasi pada desa lainnya.