Masa Taman Kanak-Kanak merupakan periode emas tumbuh kembang anak, ketika kemampuan kognitif, motorik halus, dan imajinasi berkembang sangat pesat. Namun, metode pengajaran konvensional dalam mengenalkan huruf, angka, bentuk, dan warna sering kali monoton dan kurang menstimulasi minat belajar aktif anak. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan merancang dan membangun Game Edukasi berbasis Digital Storytelling (DST) dengan mekanisme Point-and-Click interaktif sebagai media pembelajaran alternatif bagi anak TK. Penelitian ini menggunakan model pengembangan multimedia Multimedia Development Life Cycle (MDLC) Luther-Sutopo yang meliputi tahap konsep, perancangan, pengumpulan bahan, pembuatan, pengujian, dan distribusi, dengan DST sebagai wadah penyampaian konsep prasekolah secara naratif dan mekanisme Point-and-Click sebagai bentuk interaksi sederhana yang melatih koordinasi mata-tangan tanpa navigasi yang kompleks. Hasil pengembangan menunjukkan bahwa seluruh fitur utama game, meliputi alur cerita interaktif, sistem klik pada objek, serta modul pengenalan huruf, angka, bentuk, dan warna, berhasil diimplementasikan dan berfungsi sesuai rancangan berdasarkan pengujian fungsional (black-box testing) yang dilakukan pada setiap fitur. Temuan ini didukung oleh penelitian Widianti & Rosyidi (2023) yang menunjukkan peningkatan pemahaman konsep geometri pada anak kelompok B sebesar 46,2% setelah penggunaan media Point-and-Click, sehingga memperkuat sintesis bahwa integrasi DST dan Point-and-Click berpotensi efektif sebagai media belajar yang menyenangkan dan partisipatif. Dapat disimpulkan bahwa Game Edukasi berbasis DST dengan mekanisme Point-and-Click berhasil dikembangkan dengan fitur-fitur yang berfungsi sebagaimana mestinya, dan berpotensi menjadi media tambahan yang efektif untuk mendukung pembelajaran konsep dasar prasekolah, meskipun uji coba terhadap pengguna akhir (anak TK) belum dilakukan dan disarankan untuk penelitian selanjutnya.