Ainur Ropik
Raden Fatah State Islamic University Palembang

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Strategi Komunikasi Krisis Humas PT Kereta Api Indonesia dalam Melindungi Reputasi Organisasi: Perspektif Situational Crisis Communication Theory Melda Ariyanti; Ainur Ropik; Sonia Nurprameswari
Jurnal Komunikasi Vol. 17 No. 2 (2026): September 2026 (in Press)
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/jkom.v17i2.13419

Abstract

Perkembangan media digital meningkatkan kompleksitas komunikasi krisis organisasi, khususnya ketika pemberitaan negatif berpotensi memengaruhi reputasi perusahaan. Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi komunikasi krisis Humas PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional III Palembang dalam mengelola ancaman reputasi akibat pemberitaan negatif terkait penertiban lahan warga di Muara Enim berdasarkan perspektif Situational Crisis Communication Theory (SCCT). Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles, Huberman, dan SaldaƱa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Humas menerapkan strategi komunikasi krisis melalui identifikasi tingkat ancaman reputasi berbasis media monitoring, penyusunan pesan berbasis fakta, koordinasi lintas unit, komunikasi langsung dengan masyarakat terdampak, serta pengelolaan hubungan dengan media untuk membangun pemberitaan yang lebih berimbang. Analisis berdasarkan SCCT menunjukkan bahwa karakteristik krisis cenderung berada pada accidental cluster, sehingga strategi diminish dan bolstering menjadi pendekatan utama dalam mengurangi atribusi tanggung jawab sekaligus memperkuat kepercayaan publik. Penelitian ini juga menemukan bahwa efektivitas komunikasi krisis dipengaruhi oleh keterbatasan sumber daya manusia, kecepatan penyebaran informasi di media sosial, serta perbedaan persepsi antara perusahaan dan masyarakat terdampak. Temuan penelitian memperkaya penerapan SCCT dalam pengelolaan komunikasi krisis pada organisasi sektor pelayanan publik