A. Sirojul Anam Izza Rosyadi
Program Studi Teknologi Rekayasa Pengemasan, Jurusan Teknologi Pertanian, Politeknik Negeri Jember

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengembangan dan Evaluasi Sistem Monitoring Laju Respirasi Berbasis Closed System secara Real-Time untuk Produk Buah Segar: Development and Evaluation of a Real-Time Closed-System Respiration Rate Monitoring System for Fresh Fruit Products Dimas Triardianto; Annisa’u Choirun; Yani Subaktilah; Shinta Widyaningtyas; A. Sirojul Anam Izza Rosyadi; Elok Kurnia Novita Sari
Jurnal Ilmiah Inovasi Vol 26 No 02 (2026): Agustus (In Progress)
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Produk buah segar tetap melakukan aktivitas metabolisme setelah panen sehingga kualitasnya terus berubah selama penyimpanan. Laju respirasi merupakan salah satu parameter penting untuk mengevaluasi kondisi fisiologis dan mutu buah. Pengukuran laju respirasi umumnya menggunakan instrumen laboratorium seperti gas analyzer atau gas chromatograph yang relatif mahal dan kurang praktis untuk pemantauan real-time. Penelitian ini bertujuan mengembangkan sistem monitoring laju respirasi real-time berbasis sistem tertutup dan mengevaluasi kinerjanya melalui pengukuran konsentrasi CO₂ serta aplikasi pada buah tomat dan mangga selama penyimpanan. Sistem yang dikembangkan diuji menggunakan gas analyzer sebagai referensi dengan parameter evaluasi berupa akurasi, deviasi, MAE, RMSE, regresi linier, dan koefisien determinasi (R2). Selanjutnya, sistem digunakan untuk memonitoring laju respirasi tomat dan mangga pada suhu 7°C, 17°C, dan suhu ruang (27°C) selama 5 hari. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem menghasilkan akurasi rata-rata 77,83%, deviasi rata-rata 22,17%, MAE 0,271%, RMSE 0,314%, serta persamaan regresi linier y=1,2711x−0,0375 dengan (R2)=0,993. Sistem juga berhasil memantau laju respirasi tomat dan mangga, dimana laju respirasi menurun seiring penurunan suhu penyimpanan. Hasil ini menunjukkan bahwa sistem yang dikembangkan berpotensi digunakan sebagai alat monitoring laju respirasi produk hortikultura secara real-time.