Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Desain Produk Kemasan Cokelat dengan Menggunakan Peran Elemen Fungsional Desain Yosef Richo
Jurnal Desain Idea: Jurnal Desain Produk Industri Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya Vol. 16 No. 2 (2017)
Publisher : LPPM, Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/iptek_desain.v16i2.3586

Abstract

Industri cokelat menjadi bisnis yang sangat berpotensi baik secara global maupun lokal(Indonesia) karena cokelat adalah jenis produk makanan ringan yang paling diminati secara oleh konsumennya saat ini dan yang berikutnya adalah Indonesia adalah penghasil cokelat terbesar ketiga didunia saat ini. Adalah tepat bagi para creativepreuner untuk mencoba menilik industri cokelat ini, dan salah satu peran penting bagi aspek peningkatan penjualan produk cokelat adalah dari desain produk kemasannya, maka dalam artikel ini akan menjelaskan lebih lanjut terkait strategi bagi para desainer dalam mendesain sebuah kemasan yang diharapkan dapat membantu menarik minat pembelian konsumen, ada beberapa atribut elemen desain secara fungsional didalam kemasan yakni elemen bentuk, ukuran dan material, hasil koletif data dapat dari responden akan diaplikasikan dalam proses mendesain dengan metode RDE atau mendesain dengan menggunakan bantuan teknologi pada sebuah kemasan cokelat. The Industrial Chocolate becomes a very potential business both for global and local (Indonesia) because chocolate is the most popular snack product at globally by its current consumers also Indonesia is the third largest chocolate producer in the world until now. It is appropriate for the creativepreuner to try to look at this industry, and one of the important roles for the increasing aspect of chocolate product sales is from the design packaging products, so in this article it will explain more about the strategy for the designers when to try designing a packaging that have to expected help attracting consumer purchases, there are some functional design element attributes elements inside at the packaging: form, sizes and materials. The data is collected from respondents will be applied in the process of designing packaging product with the RDE method or designing using the technology.
Manajemen Pengembangan Sarana Fasilitas Publik Kebun Bibit Wonorejo Surabaya untuk Meningkatkan Kepuasan Pengunjung Yosef Richo; Siswo Martono; Nur Luqman
Jurnal Desain Idea: Jurnal Desain Produk Industri Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya Vol. 18 No. 2 (2019)
Publisher : LPPM, Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/iptek_desain.v18i2.6207

Abstract

Kebun Bibit Wonorejo Surabaya adalah salah satu taman dikota Surabaya yang mana keberadaannya bertujuan utama adalah untuk menumbuhkembangkan bermacam bibit-bibit tanaman yang nantinya bibit tersebut setelah dewasa dapat ditanam diarea perkotaan Surabaya, selain itu taman ini mempunyai berbagai peranan penting seperti sebagai sumber paru-paru kota, sarana rekreasi keluarga, hiburan, kesehatan, olahraga sampai pada berbagi ilmu dan budaya. Namun yang perlu diperhatikan adalah pada kebun bibit Wonorejo adalah sarana pendukung untuk fasilitas publik kurang diperhatikan dan kurang terawat seperti tempat dudukan dan tempat sampah dari aspek desain dan kenyamanannya sehingga image keindahan tempat serta kepuasan pengunjung dapat berkurang. Penelitian ini mencoba menyelaraskan proses manajemen rancang bangun desain produk sarana fasilitas publik Kebun bibit Wonorejo Surabaya sesuai dengan harapan pengunjung dan desainer. Untuk proses desain, konsep Total Product Design Conce (TPDC) digunakan peneliti untuk menentukan elemen dari desain: estetika, fungsionalitas dan maksud/tujuan yang nantinya dapat digunakan sebagai konsep desain. Pengukuran menggunakan kualitatif-kuantitatif dari pengunjung untuk mendapatkan data terkait kebutuhan perancangan, selanjutnya hasil olah data digunakan peneliti untuk merancang desain 2 dimensi hingga 3 dimensi dengan program komputer sehingga didapatkan hasil desain yang berwujud dan siap diproduksi nantinya. Surabaya Wonorejo Seed Garden is one of the parks in the city of Surabaya where its main purpose is to develop a variety of plant seeds that will later grow after the adults can be planted in urban areas of Surabaya, besides this park has various important roles such as the lungs of the city, facilities for family recreation, entertainment, health, sports and sharing knowledge and culture. But what needs to be considered is that in Wonorejo nursery is a support facility for public facilities that is less attention and less well maintained such as a place to sit and a trash can from the aspect of design and comfort so that the image of the beauty of the place and visitor satisfaction can be reduced. This study tries to harmonize the design management process of the design facilities for public facilities in Surabaya Wonorejo nursery in accordance with the expectations of visitors and designers. For the design process, the TPDC concept (Total Product Design Concept)concept is used by researchers to determine the elements of the design: Aesthetics, Functionality and Intentions that can later be used as Design concepts. Measurements using qualitativequantitative from visitors to get data related to design needs, then the results of data processing are used by researchers to design 2-dimensional designs to 3 dimensions with computer programs so that the design results are tangible and ready to be produced later.