Made Sudiantini
Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini Fakultas Dharma Acarya, Institut Agama Hindu Negeri Mpu Kuturan Singaraja

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENGARUH KEGIATAN MENGANYAM KERTAS PITA BERBENTUK KETUPAT TERHADAP PERKEMBANGAN MOTORIK HALUS ANAK KELOMPOK B Made Sudiantini; Ni Wayan Risna Dewi; Kadek Ari Wisudayanti
TEACHING : Jurnal Inovasi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/teaching.v6i3.13699

Abstract

ABSTRACT Fine motor development forms an essential foundation for young children as it supports participation in learning activities that require precise hand–eye coordination. Initial observations conducted at TK Sathya Sai Kumara indicated that many children in Group B had not yet demonstrated optimal fine motor performance, highlighting the need for learning experiences that are engaging, meaningful, and developmentally appropriate. This study explored the effectiveness of ribbon weaving in creating ketupat as a learning activity to enhance children's fine motor development while simultaneously introducing elements of local culture. A quantitative approach employing a quasi-experimental method with a Posttest-Only Control Group Design was implemented. The study involved 32 children, consisting of 16 participants in the experimental group and 16 in the control group. Fine motor performance was assessed through a validated observation instrument, and the collected data were analyzed using descriptive statistics followed by normality and homogeneity tests before hypothesis testing with the Independent Samples t-Test using IBM SPSS Statistics version 27. The findings demonstrated that children who participated in the ribbon-weaving activity achieved higher levels of fine motor development than those receiving conventional classroom instruction. These results suggest that weaving ribbon into ketupat is an effective instructional alternative for strengthening fine motor skills while enriching early childhood learning through meaningful integration of local cultural heritage. ABSTRAK Kemampuan motorik halus berkembang melalui pengalaman belajar yang memberi kesempatan kepada anak untuk melakukan aktivitas manipulatif secara berulang, terarah, dan sesuai dengan tahap perkembangannya. Kondisi di TK Sathya Sai Kumara memperlihatkan bahwa anak Kelompok B masih memerlukan stimulasi yang lebih bervariasi karena sejumlah keterampilan yang melibatkan koordinasi mata dan tangan belum berkembang secara optimal. Atas dasar tersebut, penelitian ini mengevaluasi penggunaan kegiatan menganyam kertas pita dalam pembuatan ketupat sebagai alternatif pembelajaran yang memadukan latihan motorik dengan pengenalan budaya lokal. Kajian dilaksanakan menggunakan pendekatan kuantitatif melalui Quasi Experimental dengan rancangan Posttest-Only Control Group Design. Seluruh peserta didik Kelompok B dilibatkan sebagai sampel, terdiri atas 32 anak yang terbagi menjadi 16 anak pada kelompok eksperimen dan 16 anak pada kelompok kontrol. Data diperoleh melalui observasi menggunakan lembar penilaian perkembangan motorik halus yang telah divalidasi. Analisis dilakukan secara deskriptif dan dilanjutkan dengan uji normalitas, uji homogenitas, serta Independent Samples t-Test menggunakan IBM SPSS Statistics versi 27. Hasil analisis menunjukkan bahwa anak yang mengikuti kegiatan menganyam memperoleh capaian motorik halus yang lebih tinggi dibandingkan kelompok yang mengikuti pembelajaran konvensional. Temuan tersebut menegaskan bahwa kegiatan menganyam kertas pita dalam pembuatan ketupat dapat menjadi strategi pembelajaran yang efektif untuk mengembangkan keterampilan motorik halus sekaligus menghadirkan pengalaman belajar yang kontekstual melalui pengenalan budaya lokal sejak usia dini.