Yulianita Pratiwi Indah Lestari
Program Studi S1 Farmasi, Fakultas Farmasi, Universitas Muhammadiyah Banjarmasin

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS NATRIUM DIKLOFENAK PADA JAMU ASAM URAT YANG BEREDAR DIKABUPATEN HULU SUNGAI TENGAH MENGGUNAKAN SPEKTROFOTOMETRI UV-VIS Muhammad; Muhammad Muhammad; Mi’rajunnisa; Muhammad Awaluddin Padjrin; Yulianita Pratiwi Indah Lestari; Risa Adhyani
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 6 No. 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: The government has strictly prohibited traditional medicines from containing chemical substances, whether derived from isolation or synthetic processes. Sodium diclofenac, which falls under the category of Non-Steroidal Anti-Inflammatory Drugs (NSAIDs), is often misused in herbal preparations. This study aims to detect the presence of sodium diclofenac in illegal gout herbal products circulating in Hulu Sungai Tengah Regency using Thin Layer Chromatography (TLC), alongside UV-Vis spectrophotometry for quantitative analysis. The method has met the validation parameters (linearity, precision, accuracy, LOD, and LOQ). Qualitative analysis results idetitied that 1 of 5 herbal samples, J1, tested positive for sodium diclofenac with an Rf value of 0.64. The UV-Vis spectrophotometer method utilizing methanol as a solvent has met the validation parameters, with results showing r = 0.9998, %RSD = 0.38%, and % recovery = 100.74%. The LOD is 0.4862 ppm, and the LOQ is 1.6206 ppm. The concentration of sodium diclofenac in sample J1 is 17.7475 mg/1g (1.77%). Based on the analysis results, it is known that one of the gout herbal products circulating in Hulu Sungai Tengah Regency tests positive for sodium diclofenac. It is imperative that the BPOM conducts continuous monitoring of the circulation of herbal products in the community in order to reduce the incidence of herbal products containing BKO.
PROGRAM PENYULUHAN PENGGUNAAN ANTIBIOTIK UNTUK MENINGKATKAN KEPATUHAN MINUM OBAT PADA IBU-IBU PENGAJIAN DI DESA PEMAKUAN KECAMATAN SUNGAI TABUK Yulianita Pratiwi Indah Lestari; Muhammad Arief Ridho; Gladiska Octawijayanthi Dessy; Nor Janah; Rena Jiastuti; Syadah Hariani
JURNAL PENGABDIAN MANDIRI Vol. 5 No. 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penggunaan antibiotik yang tidak rasional masih menjadi permasalahan kesehatan masyarakat yang berkontribusi terhadap rendahnya kepatuhan minum obat dan meningkatnya risiko resistensi antibiotik. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kepatuhan penggunaan antibiotik pada ibu-ibu pengajian di Desa Pemakuan, Kecamatan Sungai Tabuk. Kegiatan dilaksanakan melalui penyuluhan kesehatan berbasis komunitas dengan pendekatan edukatif dan partisipatif. Metode evaluasi menggunakan desain pre-test dan post-test sederhana dengan kuesioner untuk mengukur perubahan pengetahuan peserta sebelum dan sesudah penyuluhan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan yang signifikan, ditunjukkan oleh kenaikan rata-rata nilai pre-test dari 45,45% menjadi 98,18% pada post-test. Seluruh peserta mengalami peningkatan pemahaman terkait penggunaan antibiotik yang benar, pentingnya menghabiskan obat, serta bahaya resistensi antibiotik. Kegiatan ini menunjukkan bahwa penyuluhan kesehatan efektif dalam meningkatkan kesadaran dan kepatuhan penggunaan antibiotik di tingkat masyarakat